Polisi Selidiki Dugaan Rudapaksa Remaja 14 Tahun, Pelaku Misterius Diduga Bobol Rumah Korban Dini Hari

Singaraja, koranbuleleng.com| Aparat kepolisian mulai menyelidiki kasus dugaan rudapaksa yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 14 tahun di salah satu desa di Kecamatan Buleleng. Peristiwa memilukan tersebut diduga terjadi saat korban berada seorang diri di rumahnya.

Kasus tersebut kini ditangani jajaran penyidik Polres Buleleng setelah dilaporkan secara resmi pada Selasa, 10 Maret 2026. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/78/III/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali.

- Advertisement -

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap identitas terlapor yang hingga kini belum diketahui.

“Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan dan identitas terlapor masih dalam lidik,” ujar Yohana, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurut keterangan kepolisian, dugaan perbuatan tersebut dialami korban ketika berada sendirian di rumah. Pada saat kejadian, kedua orang tua korban diketahui sedang berada di rumah sakit.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Saat situasi rumah dalam keadaan sepi, seorang pria tak dikenal diduga datang dan membobol rumah korban yang saat itu terkunci.

- Advertisement -

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku diduga menuju kamar korban. Di dalam ruangan tersebut, lampu kamar disebut dimatikan sebelum pelaku melakukan kekerasan terhadap korban.

Tak hanya itu, pelaku juga diduga melontarkan ancaman serius agar korban tidak berteriak. Korban disebut diancam akan dibunuh apabila berusaha meminta pertolongan.

Dalam kondisi terancam dan ketakutan, korban tidak berani melakukan perlawanan. Setelah melancarkan aksinya, pria misterius tersebut kemudian meninggalkan rumah korban.

Korban mengaku tidak mengenali pelaku. Dalam percakapan singkat saat kejadian, pelaku sempat menanyakan apakah korban mengenalnya.

Selain itu, pelaku juga disebut menyampaikan bahwa dirinya tidak datang seorang diri. Saat memasuki rumah korban, ia diduga bersama dua orang lainnya.

Hingga kini polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku. Sejumlah langkah dilakukan, termasuk menggali keterangan korban serta menelusuri kemungkinan keberadaan pelaku di sekitar lokasi kejadian.

“Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini dengan mengumpulkan keterangan dan bukti yang ada untuk mengungkap pelaku,” ucap Yohana.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru