Pelajar 15 Tahun Tabrak Lansia di Jinengdalem, Korban Meninggal Dunia

Singaraja, koranbuleleng.com | Kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang pejalan kaki di Jalan Raya Jinengdalem, Dusun Gambang, Desa Jinengdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Jumat (25/9/2026) pagi.

Korban, Ketut Narsih, 61 tahun, meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor Honda Beat DK 4150 GAQ yang dikendarai pelajar berusia 15 tahun.

- Advertisement -

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.45 Wita. Polisi menerima laporan satu jam kemudian, sekitar pukul 06.45 Wita, dan langsung mendatangi lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan kecelakaan tersebut. Motor Honda Beat itu dikendarai Komang B, 15 tahun, pelajar asal Desa Alasangker. Saat kejadian, ia membonceng Kadek S, yang juga berusia 15 tahun.

Keduanya diketahui tidak menggunakan helm. Pengendara sepeda motor juga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, motor tersebut melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian, motor menabrak Ketut Narsih yang sedang menyeberang jalan dari arah timur menuju barat.

- Advertisement -

“Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan menabrak Ketut Narsih yang sedang menyeberang jalan dari arah timur menuju barat,” terang Yohana.

Benturan tersebut membuat pengendara dan pembonceng mengalami luka-luka. Komang B mengalami luka lecet pada kaki kiri dan mendapat perawatan di RSUD Buleleng.

Sementara Kadek S mengalami luka lecet pada pipi kiri, tangan, dan kaki kiri. Ia juga menjalani perawatan di RSUD Buleleng.

Kondisi Ketut Narsih lebih parah. Korban mengalami luka robek pada bagian belakang kepala dan kaki kanan serta lebam pada punggung kanan.

Korban sempat dibawa ke RSUD Buleleng dalam kondisi tidak sadarkan diri. Namun, Ketut Narsih kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Yohana mengatakan petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi di sekitar lokasi.

Dari penyelidikan sementara, polisi menyebut kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang berhati-hati saat melintas dan tidak memperhatikan pejalan kaki yang sedang menyeberang.

“Karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat DK 4150 GAQ pada saat mengendarai kendaraanya, yang tidak memperhatikan pejalan kaki menyeberang jalan sehingga terjadi laka lantas,” ujar Yohana.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka ringan. Polisi memperkirakan kerugian material mencapai Rp500 ribu.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru