Singaraja, koranbuleleng.com | Kebakaran menghanguskan sejumlah fasilitas SMPN 3 Sawan di Banjar Dinas Sabi, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng, Jumat 25 September 2026. Api membakar bangunan yang difungsikan sebagai ruang BK, toilet dan gudang hingga menimbulkan kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Kapolsek Sawan AKP Kadek Robin Yohana mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.20 WITA. Kobaran api pertama kali diketahui setelah warga yang berada di sekitar sekolah melihat adanya kebakaran.
Wayan Selamat, 57 tahun, yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari sekolah, kemudian menuju lokasi setelah mendapat informasi dari warga. Setibanya di sekolah, api sudah membesar dan melalap bagian bangunan.
“Bangunan yang terbakar berukuran sekitar 9 x 6 meter dengan atap genteng dan seng. Bangunan tersebut digunakan untuk sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang BK, toilet siswa serta gudang,” ujar Robin.
Kobaran api tidak hanya membakar bangunan. Sejumlah perlengkapan sekolah dan barang lainnya yang tersimpan di dalam ruangan ikut terdampak.
Barang-barang tersebut meliputi bangku, meja, buku, printer, almari, tempat tidur, obat-obatan, kipas angin hingga perlengkapan memasak. Polisi juga mencatat terdapat delapan tabung gas di dalam bangunan, baik yang masih berisi maupun kosong.
Warga bersama saksi sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Penanganan kemudian dilanjutkan petugas Damkar bersama warga dan unsur terkait.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA. Proses pemadaman melibatkan dua unit kendaraan Damkar Kabupaten Buleleng dan Kubutambahan, dibantu warga serta sejumlah instansi terkait,” ucap Robin.
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerusakan bangunan dan sejumlah barang di dalamnya membuat total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp300 juta.
Polsek Sawan kemudian memasang garis polisi di lokasi. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi serta pihak sekolah untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Robin mengatakan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.
“Kita telah lakukan pengamanan di tempat kejadian perkara. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api,” kata dia.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

