Kolaborasi Budaya Perkuat Pengabdian Institut Mpu Kuturan di Malang

Singaraja, koranbuleleng.com | Wantilan Pura Luhur Dwijawarsa Kota Malang menjadi pusat berbagi ilmu dan pelestarian budaya selama dua hari, Selasa 25 November 2025 hingga Rabu 26 November 2025. Institut Mpu Kuturan Singaraja menutup rangkaian Pengabdian Kepada Masyarakat dengan suasana penuh kolaborasi antara akademisi, pemuka agama, hingga penggiat seni Hindu.

Sebanyak 52 peserta hadir, mulai dari Pengurus PHDI, WHDI, tokoh umat Hindu, Sekehe Topeng Duta Tumapel, Sekehe Gita Santi, perwakilan Peradah, Yayasan Pura Luhur Dwijawarsa, Yayasan Pendidikan Santika Dharma, Ketua STAH, para pemangku, dan undangan khusus lainnya. Kegiatan didampingi 15 narasumber dari dosen Institut Mpu Kuturan yang memberikan pembinaan sesuai kebutuhan umat dan upaya pelestarian budaya.

- Advertisement -

Materi yang diberikan meliputi pembinaan Tari Topeng, Tari Rejang, inisiasi website PHDI, hingga pembinaan Tatarias. Seluruh sesi dikemas dengan teori dan praktik, sehingga peserta dapat langsung memahami struktur budaya, sekaligus mengasah detail keterampilan dari masing-masing materi.

Salah satu agenda penting adalah penandatanganan MOU antara Parisada Hindu Dharma Indonesia dengan Institut Mpu Kuturan. Kerja sama strategis berlaku selama lima tahun untuk memperkuat pendidikan, pelestarian seni, serta pengembangan program pengabdian yang berjalan berkelanjutan.

Saat dikonfirmasi, Sabtu 29 November 2025, Susanta dari Pasraman Santika Dharma menyampaikan bahwa pelaksanaan pengabdian ini memberi manfaat nyata bagi pengembangan SDM dan pelestarian tradisi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Ada banyak ilmu, praktik, dan pengalaman langsung yang diterima peserta. Kami berharap tahun depan kembali ada kolaborasi baru yang lebih besar dan lebih kuat,” ujarnya.

- Advertisement -

Seluruh kegiatan didukung pendanaan dari Institut Mpu Kuturan sebagai bentuk komitmen memperluas akses pembinaan dan pelayanan keagamaan serta kebudayaan. Penyelenggaraan dua hari ini memperkokoh langkah Institut Mpu Kuturan dan PHDI untuk berjalan seiring menjaga nilai–nilai Hindu, memajukan seni tradisi, serta menumbuhkan generasi baru yang memahami akar budayanya. (*)

Pewarta :Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru