PMI Asal Penglatan Buleleng Meninggal di Mesir akibat Dehidrasi Berat

Singaraja, koranbuleleng.com | Kadek Wendy Damayanti, 23, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, meninggal dunia di Mesir akibat dehidrasi berat yang memicu syok hipovolemik. Wendy meninggal pada Selasa (6/10/2026) setelah sempat mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Kondisi dehidrasi berat yang dialami Wendy menyebabkan syok hipovolemik, yakni kondisi ketika volume darah yang beredar dalam tubuh menurun drastis. Akibatnya, jantung tidak mampu memompa darah dan oksigen secara normal ke seluruh organ vital.

- Advertisement -

Sebelum meninggal dunia, Wendy bekerja sebagai terapis spa di Hotel Rixos Radamis Sharm el Sheikh, Mesir. Informasi mengenai penyebab kematiannya disampaikan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Buleleng berdasarkan diagnosis medis.

Kepala Disnakertrans dan ESDM Buleleng, Putu Arimbawa, mengatakan jenazah Wendy telah dipulangkan ke Bali menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK66. Jenazah tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (10/10/2026).

Petugas Disnaker Buleleng turut memfasilitasi penjemputan jenazah dari bandara menuju rumah duka di Desa Penglatan.

“Jenazahnya sudah kami jemput di bandara, dan dibawa ke rumah duka di Desa Penglatan,” terang Arimbawa.

- Advertisement -

Arimbawa mengungkapkan, Wendy telah dua kali berangkat ke Mesir untuk bekerja. Pada keberangkatan pertama, Wendy disebut berangkat secara ilegal. Ia sempat pulang ke Bali sebelum kembali ke Mesir pada Agustus 2026.

Namun, saat meninggal dunia, masa kontrak kerja Wendy disebut telah berakhir. Kondisi tersebut membuat namanya tidak tercatat dalam sistem ketenagakerjaan pekerja migran Indonesia.

“Jadi awalnya dia berangkat secara ilegal. Setelah berangkat kedua, kontrak kerjanya sudah berakhir. Jadi saat dia meninggal dunia, namanya tidak tercatat dalam sistem,” jelasnya.

Arimbawa menyebut perusahaan tempat Wendy bekerja menanggung biaya perawatan selama di rumah sakit dan pemulangan jenazah dari Mesir ke Bali. Sementara itu, Disnaker Buleleng membantu proses penjemputan jenazah setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Keluarga kemudian melaksanakan upacara ngaben bagi Wendy pada Selasa (13/10/2026) di Setra Desa Adat Penglatan.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru