Pembunuh Mahasiswi Cantik Itu Ternyata Residivis

Singaraja, koranbuleleng.com| Polres Buleleng telah menetapkan seorang lelaki bernama Kadek Indra Jaya alias Kodok sebagai tersangka karena diduga kuat melakukan pembunuhan terhadap seorang mahasiswa Undiksha, Kadek Ayu Sherly Mahardika, yang jasadnya ditemukan membusuk di dalam kamar kosnya. Pria penuh tato asal Tabanan ini membunuh korban yang diketahui berparas cantik itu dengan cara membekap, mencekik dan memukuli leher korban.

Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, tersangka melakukan itu karena cemburu ketika korban menerima pesan pendek dari seorang lelaki.

- Advertisement -

Penangkapan terhadap Kodok dilakukan pihak kepolisian tiga jam setelah mayat korban ditemukan di kamar kosnya jalan Wijaya Kusuma Gang IV nomor 1 Singaraja. Kodok ditangkap di Jalan Udayana Singaraja, setelah Polisi berhasil mengantongi beberapa bukti berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Kodok diperiksa intensif di Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja.

Kodok menuturkan saat kejadian, pelaku dalam keadaan emosi lantaran cemburu. Korban disebutkan menerima pesan singkat dari pria lain yang merupakan teman kampus korban. Sesaat sebelum kejadian, korban juga berniat meninggalkan pelaku, karena akan mengerjakan tugas kampus.

“Cemburu karena ada cowok nge-chat dia, padahal baru pulang sorenya belum ganti baju dan belum makan, malah mau ke kampus lagi. Ada chat lagi dari cowok diajak buat tugas bareng, akhirnya kami cekcok,” terang Kodok dihadpaan wartawan saat Polisimenggelar konferensi pers, Jumat 12 April 2019. 

Pelaku yang keseharianya bekerja serabutan ini menyebut jika Ia sudah menjalin hubungan dengan korban sejak korban duduk di bangku SMP. Dalam kurun waktu itu, sempat hubungan mereka diwarnai dengan putus nyambung, karena keluarga korban tidak menyetujui hubungan mereka. Pelaku pun menyebut jika selama menjalin hubungan memang sering bertengkar dengan korban.

- Advertisement -

“Memang setiap kali bertengkar selalu saling pukul sama dia, dan sering berantem gara-gara hal sepele. Pas kejadian memang saya tidak bisa mengontrol emosi dan tidak ingat apa-apa. Saya menyesal sudah melakukannya,” ujarnya sambul tertunduk.

Sementara itu, Kapolsek Kota SIngaraja Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku membunuh korban pada Senin, 8 April 2019 sekitar pukul 19.00 wita. Saat melakukan aksinya, Pelaku awalnya melakukan pembekapan terhadap korban dengan menggunakan Bantal hingga lemas. namun karena korban masih bernafas, pelaku lanjut mencekik korban. Namun karena koban saat itu masih bernafas, pelaku pun selanjutnya memukul leher korban sebanyak tiga kali hingga kemudian tewas.

“Jadi sesuai dengan hasil visum memang ada bekas cekikan dan memar pada leher korban, dan pelaku sudah mengakuinya. Jadi setelah membunuh, Korban diposisikan seperti orang tidur, bantalnya dikembalikan kemudian diselimuti,” jelasnya.

Sampai dengan saat ini, Polisi sudah memeriksa sebanyak delapan orang saksi, mulai dari teman-teman korban, tetangga kos korban, hingga tuan rumah pemilik kos tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku melakukan pembunuhan karena cemburu, namun Ia masih melakukan pengembangan.

“Saat kami periksa pelaku ini mengaku karena cemburu. Tapi tetap masih kita kembangkan apakah ada motif lain di balik ini semua,” Ujar Wiranata Kusuma.

Selain itu diketahui pula jika Pelaku Kodok ini merupakan seorang residivis. Kodok pernah menjalani hukuman penjara di Kabupaten Tabanan selama satu tahun karena kasus penganiayaan.

Akibat perbuatannya itu, pelaku KIJ alias Kodok diduga telah melakukan tindak pidana pembunuhan sesuai pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang lain sesuai pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang Mahasiswi dari sebuah Universitas di Singaraja ditemukan tewas dengan kondisi jasad yang sudah membusuk di dalam kamar kos, di Jalan Wijaya Kusuma Gang IV Nomor 1 Singaraja Kamis, 11 April 2019. Korban yang diketahui bernama Kadek Ayu Sherly Mahardika dipastikan merupakan korban pembunuhan. |RM|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts