More

    Garap Konser Online Untuk Musisi Buleleng, Jadual Padat Hingga Agustus

    Singaraja, koranbuleleng.com | Selain sektor pariwisata, Pandemi COVID 19 juga merontokkan kenormalan dari agenda para pekerja seni dan para musisi.  Wabah Corona ini melahirkan efek lain yakni kebijakan tentang larangan bagi masyarakat untuk tidak mengadakan pertunjukan karena mengundang keramaian.

    Akibatnya musisi selama ini lebih banyak hanya bisa berdiam dirumah sembari memikirkan apa yang harus dikerjakan. Sejak beberapa bulan terakhir acara konser maupun pertunjukan seni memang sudah  tidak ada.  

    Pekerjaan manggung dibatalkan dan orderan konser sepi membuat pemilik Demores Rumah Musik, Gde Kurniawan membuat acara konser secara online.  

    Lokasinya langsung di Demores Rumah Musik, di Pantai Penimbangan, yang selama ini dijadikan lokasi berkumpulnya para pekerja musik, pecinta seni, musisi dan band di Buleleng. Hal ini menjadikan lebih mudah mencari ide maupun gebrakan yang bisa ditambahkan ketika akan akan tampil live selanjutya.  

     “Idenya awal sih bukan murni dari saya, sudah ada yang duluan konser online, kebetulan kita sudah lama tidak menikmati acara-acara musik kita coba saja tiru mereka, ” ujar pemilik Demores Rumah Musik I Gede Kurniawan Wisesa 

    Para musisi dan band-band di Buleleng  tampil secara live facebook hari sabtu dan minggu. Bahkan, jadwal band yang sudah mendaftar konser online sudah tercatat sampai bulan agustus 2020. Kegiatan ini  untuk sekedar menghilangkan rasa jenuh dan kangen untuk bermusik sekaligus menyapa penggemar mereka. 

     “Sampai bulan agustus sudah full jadwalnya, kalau minggu ini kita sudah masuk ke episode yang ke 15” ucap pria yang akrab disapa Gde Kurniawan

    Menurut Gde Kurniawan, bukan tanpa sebab memberikan ruang kepada teman-teman musisi untuk tetap bermain musik ditengah pandemi. Pada intinya agar mereka tidak vakum, bisa terus bermain musik dan tampil sekaligus tetap bersemangat berkarya dikala pandemi seperti sekarang.   

    Diakui Gde Kurniawan tampilnya band-band di Buleleng   secara live di facebook tentunya tanpa bayaran. Mereka secara sukarela tampil untuk menyapa penggemar dan masyarakat Buleleng.  

    Namun jika ada band yang membawa suatu produk ketika konser online  Gde Kurniawan menyambut baik hal itu. Ia menjelaskan jika ada support berupa makanan maupun produk apapun nanti diakhir acara akan di nikmati bersama-sama.

    “Iya ini bisa juga ajang promosi buat yang punya suatu produk, ini juga bentuk support yang diberikan kepada kami,” ucap pria yang memiliki 3 anak ini

    Gde Kurniawan konser online denga format live facebook ini Sangat  antusias dan direspon masyarakat sangat positif. Selain itu juga ada request untuk  membawakan lagu-lagu yang ingin di nyayikan. 

    “ Mudah-mudahan ini konsisten dan bisa berlangsung seterusnya,,” imbuh giataris dari  band Akebuleleng. 

    Gde Kurniawan melanjutkan merupakan tantangan tersendiri bagi musisi dan anak band yang tampil secara online karena harus harus menyiapkan materi dan berbicara lebih banyak dip anggung online karena durasi yang disediakan sekitar satu jam. 

    “Jadi mereka harus siapkan materi dulu. Ya satu jam main bisa sekitar 9 sampai 10 lagu,”  lanjut pria  barambut gondrong ini

    Kurniawan juga melihat performa band yang akan tampil. Serius atau tidak, akan telrihat di mata mususi yang sudah punya jam terang tinggi.

    “Liat juga prospek band yang ingin tampil, apakah band ini serius apa tidak, biar tidak asal-asalan saat tampil secara virtual,” pungkasnya. |ET|

    Berita Terpopuler

    Operasi Yustisi Penegakan Hukum Prokes Masuk Desa

    Apel Penegakan hukum Protokol Kesehatan di Mapolres Buleleng |FOTO : Istimewa| Singaraja, koranbuleleng.com | Tim operasi yustisi penegakan...

    Karantina Pasien Asimtomatik Terpusat Tunggu Surat Resmi Pemerintah Pusat

    Sekda Buleleng, Gede Suyasa |FOTO : arsip koranbuleleng.com| Singaraja, koranbuleleng.com| Pemerintah Pusat merencanakan untuk pelaksanaan karatina secara terpusat...

    MDA Bali Makin Kuat dengan Pengukuhan Tiga Lembaga Adat

    Denpasar, koranbuleleng.com | Tiga lembaga Desa Adat di Majelis Desa Adat (MDA Provinsi Bali), Pasikian Paiketan Krama Istri Desa Adat di Bali...

    Warga Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Rayakan Galungan

    Upacara Guru piduka yang digelar Desa Adat Buleleng karena meniadakan upacara pujawali dampak dari pandemi COVID 19 |FOTO : RIKA MAHARDIKA|

    Related articles