More

    Obyek wisata Yeh Sanih Mulai Ramai Kunjungan

    Obyek wisata Yeh Sanih |FOTO : Edi Toro|

    Singaraja, koranbuleleng.com | Sejumlah wisatawan mulai berkunjung ke daerah tujuan wisata (DTW) pemandian Yeh Sanih, di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan. Kawasan wisata ini sudah dibuka sejak 9 Juli 2020 lalu, dan secara umum Bali telah menerima kunjungan wisatawan nusantara sejak tiga hari lalu.

    “Kondisi saat ini sudah lumayan ramai pengunjungnya sejak dibuka pada 9 Juli lalu. Kunjungan wisatawan ke Yeh Sanih mencapai raatusan orang setiap harinya,” ujar pengelola DTW Air Sanih, Lesti Apriani.

    Dia menuturkan,  libur Hari Raya Idul Adha kemarin pengunjung yang berwisata ke Yeh Sanih mencapai 300 orang lebih. Kunjungan   masih didominasi wisatawan domestik.   Meskipun ada wisatawan dari luar Bali namun diperkirakan sudah lama tinggal di Bali.

    “Pengunjung yang datang hampir sebagian besar wisatawan domestik. Sejauh ini wisatawan mancanegara belum ada,” imbuhnya.

    Lesti Apriani mengaku, jika DTW Yeh Sanih sudah menyiapkan protokol kesehatan pencegahan COVID 19. Di antaranya menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di beberapa titik, memeriksa suhu tubuh pengunjungnya sebelum masuk, dan mewajibkan karyawan dan pengunjung mengenakan masker.

    Sedangkan durasi wisatawan  yang berkunjung diberikan  paling lama 1 hingga 2 jam. Tujuannya agar tidak terlalu memadati lokasi dan menghindari membludaknya pengunjung.   

    “Untuk kapasitas kolam di Air Sanih bisa menampung hingga sekitar seribu wisatawan. Saat ini, sesuai arahan Dinas Pariwisata, kami batasi hanya 50 persen dari kapasitas sebelumnya,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng I Made Sudama mengatakan,  Saat ini sudah ada 57 usaha pariwisata yang telah diterbitkan sertifikat tatanan kehidupan era baru dari 70 total pemohon. Sebagian besar didominasi oleh usaha akomodasi seperti hotel, villa, dan restoran.

    Rinciannya, ada 43 akomodasi dan restoran yang sudah diterbitkan sertifikatnya. Sedangkan DTW baru 14. Sisanya 13 usaha yang sudah masuk permohonannya akan diverifikasi lebih lanjut.

    Sementara itu, disinggung mengenai strategi untuk menarik wisatawan berkunjung ke DTW yang ada di Buleleng di tengah tatanan kehidupan era baru Sudama menyerahkan pada masing-masing pengelola.

    “Soal terobosan untuk menarik wisatawan untuk  berkunjung, seperti dengan memberi diskon, kami serahkan ke pengelola DTW bagaimana baiknya. Karena itu kewenangannya,” ucapnya.

    Yang pasti, DTW yang sudah diterbitkan sertifikatnya seperti Air Sanih wajib memberlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

    “Karena itu syarat yang mesti dipenuhi dan kami verifikasi sebelum diterbitkan sertifikatnya. Ini juga akan terus kami pantau dan akan lakukan evaluasi,” ungkapnya. |ET|

    Berita Terpopuler

    Tiga Ribu lebih Kasus Demam Berdarah, Tujuh Pasien Meninggal Dunia

    Singaraja, koranbuleleng.com| kasus Demam Berdarah (DB) di Kabupaten Buleleng mengalami lonjakan tajam. Hingga Bulan September tahun 2020 ini, sudah tercatat tiga ribu...

    Tim Yustisi Jaring 603 Pelanggar Prokes Didominasi Anak Muda

    Kasat Pol PP Buleleng I Putu Artawan |FOTO : EDY NURDIANTORO| Singaraja, koranbuleleng.com | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...

    Cegah Klaster Penularan Corona, Camat Seririt Larang Tajen

    Camat Seririt, Nyoman Agus Tri Kartika Yuda (pakai topi) memimpin rapat pelarangan terhadap kegiatan tajen di seluruh wilayah di Seririt untuk...

    Kemensos Salurkan 1000 Ton lebih Bantuan Beras Bagi KPM PKH Buleleng

    Kadis Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra melakukan pemeriksaan beras yang akan disalurkan kepada 25.651 KPM PKH di Kabupaten Buleleng...

    Related articles