Bali Target Satu Sekolah Tuntaskan Vaksinasi Siswa Selama 3 Hari

Vaksinasi COVID-19 bagi Siswa di Buleleng |FOTO : istimewa|

Singaraja,koranbuleleng.com|Pemrov Bali menargetkan satu sekolah bisa menuntaskan vaksinasi bagi anak-anak berumur 12 – 17 tahun selama dua hari.  Vaksinasi untuk anak sekolah ini merupakan upaya memaksimalkan prakondisi anak-anak sekolah dapat melangsungkan kegiatan tatap muka dan mendukung program percepatan vaksinasi.

- Advertisement -

Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga sebagai Ketua Harian Satgas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra secara maraton meninjau pelaksanaan vaksinasi di sekolah-sekolah yang ditunjuk sebagai tempat layanan vaksinasi seluruh Bali, termasuk di Buleleng, Selasa 13 Juli 2021.  

Di Buleleng, Indra emmantau di tiga sekolah yakni SMP Negeri 4 Singaraja, SMA Negeri 3 Singaraja dan SMK Negeri 3 Singaraja.  Di SMP Negeri 4 Singaraja akan dilaksanakan layanan vaksinasi bagi 1.098 siswa.

Indra mengatakan target maksimum 3 hari pelaksanaan layanan vaksinasi bagi sekolah yang jumlah siswanya mencapai 2 ribu orang.  Sedangkan bagi sekolah yang memiliki jumlah siswa berkisar seribu orang akan ditarget maksimum 2 hari layanan vaksinasi.  “Target yang diberikan sesuai jumlah siswa ini tidak boleh lebih, harus bisa selesai sesuai target hari yang sudah ditentukan agar jadwal vaksinasi di sekolah yang lainnya tidak terlalu jauh bahkan tidak mendapatkan jadwal,” tegas Dewa Indra.

Sesuai arahan Gubernur Bali bahwa vaksinasi anak-anak sekolah usia 12 tahun sampai dengan 17 tahun harus dipercepat dan dilaksanakan secara masif sehingga bisa terselesaikan dan tuntas pada akhir bulan Juli mendatang.  Vaksinasi ini penting dilakukan untuk membangun imunitas masyarakat umum termasuk anak-anak, disamping juga sebagai salah satu upaya prakondisi untuk bisa memulai pembelajaran tatap muka.

“Program percepatan vaksinasi bagi masyarakat Bali, maka target menuntaskan vaksinasi di awal Agustus dapat tercapai, sehingga kesiapan untuk memulai pembelajaran tatap muka sudah matang. “ ujarnya.

Dewa Indra memastikan bahwa tidak ada alasan bagi satu siswa pun yang tidak mendapatkan vaksinasi, karena secara teknis layanan vaksinasi bagi anak-anak usia 12-17 tahun ini adalah yang paling mudah karena tempat dan sasaran sangat jelas. |NP|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts