RSUD Buleleng Waspada Pneumonia Mycoplasma 

Singaraja, koranbuleleng.com| RSUD Buleleng kini mulai meningkatkan kewaspadaan terkait merebaknya pneumonia mycoplasma. Meski belum ada temuan kasus, pihak rumah sakit mewajibkan seluruh pegawai, pengunjung hingga pendamping pasien untuk menggunakan masker selama berada di areal rumah sakit.

Dirut RSUD Buleleng dr Putu Arya Nugraha mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk penanganan infeksi bakteri yang mulai meningkat di China tersebut. Sebelumnya penanganan terhadap pneumonia sudah sering ditangani pada pasien Covid-19. Nantinya, apabila pihaknya menerima pasien pneumonia mycoplasma, pasien pun harus diisolasi untuk mencegah penularan.

- Advertisement -

Ruang isolasi yang sebelumnya digunakan untuk penanganan pasien Covid-19 saat ini masih tersedia. Ada empat tempat tidur yang dilengkapi ventilator, serta lima bed untuk kasus yang lebih stabil dan analisa tingkat penularannya lebih rendah. Isolasi gejala yang ditimbulkan bila terpapar pneumonia mycoplasma hampir sama dengan Covid-19, penularannya disebabkan oleh droplet.

Arya Nugraha menyebut, ada beberapa gejala yang dialami jika terpapar pneumonia mycoplasma tersebut. Dimana, gejala yang dialami seperti demam, hidung mengeluarkan lendir, sakit kepala, batuk dan ada beberapa yang mengeluh sesak nafas.  

“Ada bagian pengobatan yang sama, nutrisi sama. Yang beda pemberian antibiotik sesuai empirik pengalaman atau pemeriksaan kultur kepekaan bakteri. Kalau virus tidak memerlukan antibiotik itu penanganannya dengan anti bakteri. Bedanya disana, penyebab dan penanganannya bed,” ujarnya.

Kata Arya Nugraha, selain dominan menyerang anak usia 3 hingga 15 tahun, kelompok rentan yang memiliki komorbid, serta kurang nutrisi (stunting) juga bisa terserang pneumonia mycoplasma ini. Untuk mewaspadai merebaknya pneumonia mycoplasma, pihaknya mewajibkan seluruh pegawai, pengunjung hingga pendamping pasien untuk menggunakan masker selama berada di areal rumah sakit.

- Advertisement -

“Tidak ada persiapan khusus, namun kehati-hatian dan mitigasi kami lakukan setiap hari. Ruang isolasi adam tenaga ahli juga tetap ada. Obat-obatan yang diperlukan mencukupi,” kata dia. (*)

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts