Singaraja, koranbuleleng.com | Polres Buleleng menggencarkan kepedulian lewat bakti kesehatan yang menyasar masyarakat dan para sopir angkutan pengguna jalur Singaraja–Denpasar. Kegiatan tersebut digelar di Shortcut titik 8, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Rabu, 16 Juli 2025.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, memimpin langsung jalannya kegiatan. Dalam kesempatan itu, Widwan juga memantau langsung arus lalu lintas jalur Singaraja–Denpasar yang belakangan semakin dipadati kendaraan besar akibat penutupan jalur Denpasar–Gilimanuk karena jalan jebol.
Widwan menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk kesehatan para pengguna jalan. “Kegiatan hari ini saya rangkaikan dari pengecekan route, melakukan bakti kesehatan, memberikan penyuluhan kepada Masyarakat desa gitgit dan Sopir angkutan berkaitan dengan Kamseltibcar lantas,” ujarnya.
Sebanyak 50 orang tercatat mendapat layanan kesehatan gratis dari tim bakti kesehatan Polres Buleleng. Tak hanya berhenti di layanan medis, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan Operasi Patuh Agung 2025. Operasi ini tak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas, melainkan juga diarahkan untuk menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan dan menanamkan budaya disiplin berlalu lintas di kalangan masyarakat.
Dalam pertemuan dengan sejumlah sopir, Widwan mendapati masih banyak sopir angkutan yang belum sepenuhnya familiar dengan jalur Singaraja–Denpasar via Desa Gitgit. Kebanyakan hanya mengandalkan google maps dan rambu seadanya. Para sopir juga mengeluhkan minimnya rambu lalu lintas serta penerangan jalan di sepanjang jalur yang kerap diselimuti kabut tersebut.
“Apa yang menjadi masukan akan kami kerjakan dan kami sudah melakukan langkah-langkah sosialisasi melalui media sosial. Terkait penyediaan rambu-rambu, akan kami koordinasikan dengan pemerintah daerah,” ucapnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

