Singaraja, koranbuleleng.com | Polsek Tejakula siaga penuh mengawal jalannya lomba gerak jalan 45 kilometer yang tahun ini akan mengambil titik start di Kecamatan Tejakula. Pergeseran lokasi start ke wilayah Buleleng Timur ini langsung menjadi sorotan publik, menyusul kekhawatiran akan potensi kericuhan sebagaimana yang pernah terjadi pada 2010 silam.
Pemindahan titik awal lomba dari barat ke timur dinilai oleh sebagian masyarakat sebagai keputusan berisiko. Kala itu, kericuhan yang terjadi di jalur Timur memaksa Pemerintah Kabupaten Buleleng mengambil langkah drastis dengan memindahkan start lomba ke wilayah Buleleng Barat.
Kapolsek Tejakula, AKP Gede Darma Diatmika, mengonfirmasi bahwa koordinasi pengamanan telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng, Polres Buleleng, dan Kodim 1609/Buleleng. Dalam koordinasi tersebut, disepakati bahwa start lomba akan dilakukan di Lapangan Desa Sambirenteng, Tejakula, dengan garis finis di Lapangan Bhuana Patra Singaraja.
“Jika mengacu pada pengalaman terdahulu, rute ini tergolong riskan terhadap kericuhan. Hingga akhirnya rute gerak jalan 45 dialihkan ke jalur Buleleng Barat,” ujarnya, Minggu 3 Agustus 2025.
Demi memastikan situasi tetap kondusif, Diatmika menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu keamanan, terutama mereka yang mengonsumsi minuman keras di sepanjang rute lomba.
“Banyak yang berdalih kehilangan kesadaran akibat miras, hingga menimbulkan gangguan dan konflik antar warga. Karenanya pasti kita upayakan tidak ada yang minum minuman keras di jalur gerak jalan 45,” tegasnya.
Meski jumlah personel pengamanan dari Polres Buleleng belum ditentukan secara resmi, Polsek Tejakula telah mengambil langkah preemtif melalui pendekatan kepada masyarakat. Upaya ini diwujudkan dengan menjalin komunikasi aktif bersama tokoh agama, adat, dan desa untuk mendukung penyuluhan keamanan secara kolektif.
“Kalau kita lihat pengalaman, munculnya kericuhan ini karena ada gesekan antar warga/desa. Jadi kita berupaya cegah dari sini dulu,” ucapnya.
Diatmika berharap masyarakat turut berperan menjaga stabilitas sosial demi kesuksesan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI melalui lomba gerak jalan tahunan tersebut. Keterlibatan warga dalam menciptakan suasana aman dan tertib menjadi kunci utama kelancaran acara ini di jalur Buleleng Timur.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

