Singaraja, koranbuleleng.com | Duka mendalam menyelimuti keluarga besar di Banjar Dinas Silagading, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Jenazah Komang Sasa Dwi Lestari, 22 tahun, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Turki, telah tiba di rumah duka pada Rabu, 17 September 2025 sekitar pukul 01.30 Wita. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di setra desa setempat pada Kamis, 18 September 2025.
Komang Sasa berangkat ke Turki sejak 2021 untuk bekerja sebagai terapis spa. Namun, beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia, kondisi kesehatannya menurun akibat riwayat sakit asam lambung yang semakin parah.
Kakak sepupu almarhumah, Putu Desni Irawan, menuturkan bahwa Sasa tetap bekerja meskipun sakit. “Tapi meski sudah sakit, Sasa tetap bekerja. Dia juga sempat menghubungi ibunya, kelihatannya masih bisa ketawa-ketawa. Kemudian pada Minggu, 14 September 2025, teman sekamarnya menemukan Sasa sudah meninggal dunia. Tidak sempat dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Irawan menggambarkan Sasa sebagai pribadi yang penuh kasih kepada keluarga dan dikenal pekerja keras. Kepergiannya ke Turki merupakan keputusan pribadi tanpa melalui agen tenaga kerja resmi.
Meski bukan tulang punggung keluarga, Sasa kerap menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu orang tua dan membiayai pendidikan adik-adiknya.
“Dia tidak jadi tulang punggung keluarga. Tapi dia sering kirim uang untuk orangtuanya,” jelasnya.
Kepergian Sasa meninggalkan duka mendalam, terutama bagi kedua orang tuanya, Ketut Bakat Yasa dan Nengah Wartini, yang kini harus merelakan anak perempuan mereka berpulang di usia muda.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

