Singaraja, koranbuleleng.com – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Pada pelantikan dan ikrar Guru Profesional PPG Calon Guru Gelombang 2 Tahun 2024 serta PPG Guru Tertentu Tahap 1 Tahun 2025, tingkat kelulusan peserta mencapai 98 persen, melampaui rata-rata nasional.
Capaian ini mempertegas posisi Undiksha sebagai salah satu Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) terdepan dalam mencetak guru profesional dan berkarakter.
Pelantikan dan ikrar guru profesional dilaksanakan secara luring di Auditorium Undiksha Singaraja serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Undiksha. Sebanyak 7.294 guru profesional resmi dilantik oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. Mereka terdiri dari 244 peserta PPG Calon Guru dan 7.050 peserta PPG Guru Tertentu (GT) yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua. Keberagaman ini menjadikan Undiksha sebagai simbol “pelangi nusantara” dalam mencetak pendidik unggul dari Sabang hingga Merauke.
Koordinator PPG Undiksha, I Gede Nurjaya, M.Pd., menyebutkan bahwa pelantikan kali ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan pertama kalinya PPG Guru Tertentu dilakukan secara langsung.
“Rata-rata tingkat kelulusan peserta mencapai 98 persen, dan ini masih di atas rata-rata nasional. Sebuah capaian luar biasa yang menunjukkan kualitas penyelenggaraan PPG di Undiksha,” ungkapnya.
PPG Calon Guru Undiksha mencakup 9 bidang studi, sementara PPG Guru Tertentu terdiri atas 24 bidang studi. Seluruhnya dijalankan dengan standar mutu tinggi dan pendampingan ketat dari dosen serta guru pamong berpengalaman.
Rektor Undiksha, Prof. Lasmawan, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, dosen, guru pamong, dan tim pelaksana. Menurutnya, angka kelulusan tersebut bukan sekadar statistik, melainkan bukti komitmen Undiksha dalam menjaga mutu pendidikan nasional.
“Selama lima tahun terakhir, tingkat kelulusan PPG Undiksha selalu di atas rata-rata nasional. Ini bukti bahwa kami konsisten dan serius menjalankan program PPG secara profesional dan berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rektor asal Desa Bonyoh, Bangli, ini mengajak para lulusan untuk menjadi agen perubahan di dunia pendidikan.
“Mari bersama menjaga nama baik almamater dan berkontribusi membangun Undiksha yang tengah berproses menuju PTN Badan Hukum,” pesannya.
Dalam penutup sambutannya, Prof. Lasmawan mengingatkan kembali tentang makna keabadian seorang guru.
“Guru adalah sosok yang mampu mempengaruhi keabadian, karena ia menumbuhkan harapan dan kebaikan. Saat dunia menghadapi kehancuran, pendidikanlah yang memperbaiki, dan guru adalah inti dari semua perbaikan itu,” ungkapnya penuh makna.
Tingkat kelulusan yang mencapai 98 persen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Undiksha, sekaligus bukti nyata kontribusi kampus ini dalam mencetak guru profesional yang siap mengabdi bagi pendidikan dan kemanusiaan di seluruh penjuru negeri. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

