Singaraja Siap Menyambut Dunia: 1.000 Personel Diterjunkan untuk Amankan Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8

Singaraja, koranbuleleng.com| Sebanyak 1.000 personel gabungan Polres Buleleng dikerahkan untuk memastikan Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 berjalan aman dan lancar. Ajang bela diri bergengsi yang akan diikuti 392 atlet dari 25 negara ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 8 November 2025 di berbagai titik strategis di Buleleng.

Apel kesiapan pengamanan digelar di Mapolres Buleleng, Jumat, 31 Oktober 2025, dipimpin langsung oleh Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi dan dihadiri jajaran Forkopimda Buleleng. Dalam apel tersebut, seluruh armada dinas, mulai dari motor hingga mobil patroli, dicek satu per satu.

- Advertisement -

“Kami telah melakukan pengecekan terhadap seluruh kendaraan dinas, baik roda dua maupun roda empat, dan semuanya dalam kondisi baik. Selain itu, untuk menghadapi kondisi darurat kami juga menyiapkan mobil escape,” ujar Widwan usai apel pengamanan.

Kapolres menegaskan bahwa sistem pengamanan dilakukan secara berlapis di setiap titik rawan dan lokasi strategis.”Untuk pengamanan, kami tingkatkan dan optimalkan. Bahkan kami terapkan sistem ganda, karena ini merupakan event internasional,” katanya.

Tak hanya di arena utama, aparat juga disiagakan di seluruh penginapan atlet dan ofisial yang tersebar di Kecamatan Banjar, Kota Singaraja, dan Kubutambahan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak penginapan. Anggota kami akan melekat di setiap lokasi agar seluruh pergerakan atlet dapat terpantau dengan baik,” jelas Widwan.

Selain jajaran kepolisian, pengamanan turut melibatkan unsur Kodim 1609/Buleleng, Pemkab Buleleng, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. “Untuk personel dari Polres dan Polsek jajaran, kami turunkan semua, sekitar 1.000 personel, ditambah dukungan dari instansi eksternal,” tegasnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua Umum Panitia Penyelenggara, Gede Supriatna, memberikan apresiasi atas kesiapan aparat keamanan yang dinilai luar biasa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas kesiapan pengamanan. Kami juga telah berkoordinasi dengan Desa Adat dan mendapat dukungan positif. Dengan kerjasama ini, kami yakin sudah 90 persen siap,” ujarnya.

Menurut Supriatna, kejuaraan internasional ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momen emas untuk promosi pariwisata Buleleng. “Momen ini sangat baik untuk mengenalkan potensi wisata Buleleng ke negara-negara peserta. Kami berharap melalui event ini, Buleleng semakin dikenal di dunia internasional,” tutupnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru