Bupati Sutjidra Terima Satya Lencana LVRI

Singaraja,koranbuleleng.com | Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memperhatikan para veteran kembali mendapat pengakuan. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menerima penghargaan Satya Lencana dari Dewan Pengurus Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia DPP LVRI atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan kepada veteran di Kabupaten Buleleng.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputera dalam upacara peringatan HUT ke-79 Monumen Bhuwana Kertha dan HUT ke-69 LVRI yang berlangsung di Monumen Bhuwana Kertha, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Sabtu 17 Januari 2026.

- Advertisement -

Satya Lencana LVRI diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Bupati Sutjidra yang dinilai konsisten mendukung keberadaan veteran, baik secara moral maupun material. Dukungan tersebut bahkan telah dilakukan sejak yang bersangkutan masih menjabat sebagai Wakil Bupati Buleleng.

Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputera menyampaikan, pihaknya menerima banyak laporan dari jajaran LVRI di daerah terkait perhatian yang diberikan oleh Bupati Sutjidra kepada para veteran. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke tingkat pusat hingga akhirnya DPP LVRI menerbitkan surat keputusan pemberian penghargaan Satya Lencana.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. “Saya harapkan generasi muda itu tetap cinta kepada tanah air, bangsa, dan negara. Jadilah patriot, berwatak kesatria, jujur, menepati janji, dan tidak korupsi,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sutjidra mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh DPP LVRI. Menurutnya, Satya Lencana ini bukan hanya bentuk penghormatan pribadi, tetapi juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu bangsa.

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa tantangan generasi saat ini memang berbeda dengan masa perjuangan fisik. Namun, semangat juang para pahlawan harus tetap hidup dalam menghadapi persoalan zaman. “Selaku generasi muda, kita harus mewarisi semangat perjuangan dari para pahlawan. Saat ini kita harus berani melawan bukan penjajah, tetapi kemiskinan dan kebodohan dengan cara belajar dan bekerja, sehingga ke depan lahir generasi muda yang tangguh,” ujarnya.

Upacara peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Dandim 1609/Buleleng Letkol Achmad Setyawa, serta jajaran Forkopimda dan perwakilan veteran. (*/ads-pr)

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru