Singaraja,koranbuleleng.com| Pemerintah Kabupaten Buleleng mempercepat pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Buleleng–Jembrana atau Burana di wilayah barat. Proyek lintas pemerintah ini ditargetkan mampu melayani 34 desa dengan estimasi 21.000 sambungan rumah (SR) secara bertahap.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Permukiman Kabupaten Buleleng menegaskan, skema pengembangan SPAM Burana merupakan model kolaboratif pendanaan. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten, Perumda Air Minum, hingga masyarakat sebagai pemanfaat terlibat dalam pembiayaan dan implementasi proyek strategis tersebut.
“Untuk tahap kedua ini fokus pada penambahan jaringan distribusi bagi masyarakat. Saat ini jaringan sudah sampai Celukan Bawang, rencananya akan diperluas hingga Gilimanuk,” jelas Adiptha, Selasa, 24 Februari 2026.
Ekspansi jaringan ini dirancang menyasar kawasan Seririt hingga Celukan Bawang di Kecamatan Gerokgak. Sumber air baku dipastikan telah tersedia dan siap dioptimalkan. Pengelolaan operasional dilakukan melalui kerja sama dengan Perumda Air Minum sebagai operator layanan.
Dari sisi teknis, SPAM Burana memiliki kapasitas produksi air mencapai 500 liter per detik. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan. Optimalisasi jaringan distribusi menjadi kunci agar kapasitas eksisting dapat tersalurkan maksimal kepada masyarakat.
Direktur Utama Perumda Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana, mengakui pemanfaatan debit air saat ini masih terbatas. Pelayanan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan jaringan induk.
“Saat ini yang termanfaatkan baru sekitar 60 liter per detik untuk hampir 8.000 pelanggan, tersebar di Seririt dan Banjar. Potensi pengembangan masih sangat besar melihat kapasitas debit yang ada,” ujar Lestariana.
Ia mengungkapkan, tantangan utama berada pada pembangunan jaringan distribusi utama serta reservoir penampungan. Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung sebelum perluasan layanan dilakukan secara masif.
Seiring bertambahnya jaringan induk, Perumda Tirta Hita Buleleng akan memperluas cakupan pelayanan ke wilayah barat dan timur sesuai arah pengembangan. Strategi ini dinilai penting untuk memastikan pemerataan akses air bersih perpipaan, khususnya di Buleleng bagian barat yang terus berkembang secara ekonomi dan demografis.
Pengembangan SPAM Regional Burana diproyeksikan memperkuat ketahanan layanan air minum di Kabupaten Buleleng sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

