Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat fondasi pelayanan publik melalui penambahan sumber daya aparatur yang kompeten. Langkah itu ditandai dengan pengambilan sumpah/janji dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 kepada 123 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Senin, 15 Juni 2026.
Selain pengangkatan sebagai PNS, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan serta pengangkatan ke dalam Jabatan Fungsional bagi seluruh PNS Formasi Tahun 2024.
Dari total 123 aparatur yang resmi diangkat, sebanyak 3 orang berasal dari formasi tenaga kesehatan, sedangkan 120 lainnya merupakan tenaga teknis yang akan ditempatkan pada berbagai perangkat daerah sesuai kebutuhan organisasi.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa status Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar pencapaian karier, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, ASN memiliki peran strategis sebagai pelayan masyarakat sekaligus penggerak pembangunan daerah.
“Mulai hari ini saudara-saudara resmi menjadi ASN Pemerintah Kabupaten Buleleng. Kami berharap saudara bekerja dengan penuh tanggung jawab, menunjukkan prestasi dan dedikasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Sutjidra.
Ia menekankan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin dinamis seiring pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah.
Karena itu, ASN dituntut mampu beradaptasi dengan transformasi digital yang tengah berlangsung di berbagai sektor pemerintahan. Kemampuan memanfaatkan teknologi dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan responsif.
Menurut Bupati asal Desa Bontihing tersebut, kepercayaan publik terhadap pemerintah tidak dibangun melalui slogan, melainkan melalui kinerja nyata yang profesional dan berintegritas.
“ASN saat ini dituntut bekerja cepat, tepat, responsif, dan mampu memanfaatkan teknologi dalam memberikan pelayanan. Kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun melalui integritas, disiplin, etika kerja yang baik, dan pelayanan yang berkualitas,” kata dia.
Pengangkatan PNS Formasi Tahun 2024 juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus memperkuat kapasitas birokrasi di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Daerah Pengadaan ASN Kabupaten Buleleng yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang diangkat telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa proses pengadaan ASN dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berdasarkan kebutuhan organisasi guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Menurutnya, kehadiran para PNS baru diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan profesional.
“Pengangkatan 123 PNS Formasi Tahun 2024 merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Kami berharap para PNS yang hari ini diambil sumpahnya mampu bekerja cepat, tepat, responsif, serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” tutupnya.
Pengangkatan 123 PNS Formasi Tahun 2024 ini menambah kekuatan baru bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menjalankan fungsi pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran ASN baru diharapkan mampu mempercepat terwujudnya birokrasi modern yang adaptif terhadap perubahan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Buleleng akan pelayanan publik yang semakin berkualitas.(*/ads-pr)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

