Singaraja, Koranbuleleng.com | Upaya pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) Kapal Turmalin 384310 yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Pasir Putih Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, akhirnya membuahkan hasil. Pada hari kedua operasi pencarian, korban berinisial RTK (17) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan pada Rabu pagi sekitar pukul 10.23 Wita setelah seorang nelayan melaporkan adanya sesosok jasad yang mengapung di kawasan hutan mangrove. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim SAR yang tengah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan operasi pencarian dimulai sejak pukul 08.00 Wita dengan mengerahkan satu unit rubber boat.
“Pencarian hari kedua mulanya kami lakukan sejak pukul 08.00 Wita, menggunakan satu unit rubber boat. Di tengah pencarian, kami menerima info dari nelayan adanya sesosok tubuh mengapung di sekitar kawasan mangrove. Tim kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Donny.
Saat proses evakuasi, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan mengenakan kaus dan celana pendek berwarna biru. Titik penemuan berada sekitar lima meter di arah tenggara dari lokasi ditemukannya speed boat yang sebelumnya digunakan korban.
Usai dievakuasi ke daratan, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans PMI menuju RSUD Buleleng untuk menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Akan dilakukan pemeriksaan dulu di RSUD, sebelum jenazahnya diserahterimakan ke keluarga,” ujar Donny.
Sebelumnya, RTK yang merupakan warga Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah meninggalkan Kapal Turmalin 384310 menggunakan speed boat berwarna oranye menuju Pantai Pasir Putih Banyuwedang pada Senin, 21 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban diketahui sempat mengonsumsi minuman beralkohol. Setelah tidak kembali ke kapal, tim gabungan langsung melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan pada hari kedua operasi SAR.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

