DPRD Buleleng Tegaskan Peran Media Massa, Kemitraan dengan Pers Didorong Lebih Kuat

Singaraja, koranbuleleng.com | Media massa memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan daerah, menyampaikan kebijakan pemerintah, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang. Karena itu, DPRD Kabupaten Buleleng mendorong penguatan kemitraan dengan insan pers di tengah perkembangan komunikasi digital.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya saat memimpin studi komparasi bersama insan pers Buleleng ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (29/10/2026).

- Advertisement -

Menurut Ngurah Arya, media bukan sekadar saluran penyampaian informasi, tetapi juga menjadi mitra penting pemerintah dan DPRD dalam menyosialisasikan kebijakan serta program pembangunan kepada masyarakat.

“Teman-teman media ini peranannya sangat penting. Kami sangat terbantu oleh teman-teman media,” ujar Ngurah Arya.

Ia berharap hubungan kemitraan antara DPRD dan insan pers tidak berhenti pada komunikasi formal. Kolaborasi yang baik diperlukan agar informasi mengenai kebijakan, program, dan kegiatan pemerintah daerah dapat menjangkau masyarakat secara luas.

Penyampaian informasi tersebut juga diharapkan tetap mengedepankan akurasi dan keberimbangan sehingga masyarakat Buleleng mendapatkan gambaran yang utuh mengenai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

- Advertisement -

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Buleleng diterima Sekretaris Diskominfos Provinsi Bali Gusti Ngurah Kama Wijaya. Rombongan dipimpin Ketut Ngurah Arya, didampingi Wakil Ketua DPRD Nyoman Gede Wandira Adi, Ketua Fraksi Demokrat Kadek Sumardika, Sekretaris DPRD I Nyoman Riang Pustaka, serta Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Setwan Buleleng Luh Suma Intari.

Pertemuan tersebut membahas pengelolaan komunikasi publik, keterbukaan informasi, kemitraan dengan media, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.

Gusti Ngurah Kama Wijaya memaparkan sejumlah bidang yang menjadi perhatian dalam fasilitasi Komisi Informasi Provinsi Bali. Di antaranya literasi digital, pengelolaan website dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), relasi media, serta penyusunan konten perangkat daerah.

Pembahasan juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia komunikasi publik, strategi komunikasi publik, pelayanan informasi publik, serta pemantauan informasi kebijakan, opini dan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi menyoroti pentingnya digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia berharap pengembangan teknologi informasi, termasuk berbagai aplikasi pada perangkat daerah, benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan publik.

Menurutnya, digitalisasi harus meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan, bukan justru menambah hambatan bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat sebagai penerima layanan.

Dalam kesempatan tersebut, Diskominfos Provinsi Bali juga memaparkan perkembangan fasilitas pendukung Turyapada Tower di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Salah satunya pembangunan fasilitas gondola yang direncanakan mulai beroperasi Desember 2026 atau paling lambat awal 2027.

“Para pengunjung tidak langsung membawa kendaraan ke lokasi Turyapada Tower, tetapi kita sudah siapkan gondola untuk mengantar pengunjung,” ungkap Gusti Ngurah Kama Wijaya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru