Ratusan Kroser Jajal Sirkuit Hutan Bambu Buleleng

Singaraja, koranbuleleng.com| Ratusan kroser menjajal sirkuit hutan bambu di lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada dan Desa Ambengan, di Kecamatan Sukasada, dalam ajang Buleleng Fun Trail Adventure, Minggu, 9 Februari 2025. Ajang tersebut digelar untuk memperkenalkan kepada kroser, rencana pembangunan sirkuit untuk olahraga bermotor di Desa Lumbanan. 

Sebelumnya, Pemprov Bali telah memberikan perizijan kepada KONI Buleleng untuk pemanfataan lahan. Untuk selanjutnya, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk sirkuit bermotor serta kegiatan olahraga lainnya.

- Advertisement -

Humas Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Bali, Kadek Puja Astawa mengatakan, dalam ajang ini diikuti oleh 300 kroser dari sejumlah wilayah di Bali dan Jawa. Dimana jumlah peserta yang ikut, disebut diluar target dari panitia. Ratusan kroser yang ikut dalam kegiatan ini, akan menjajal rute 20 kilometer dari start di Desa Lumbanan hingga hutan Desa Ambengan. 

“Kita targetkan 100 peserta, yang datang 300 peserta. Rute 20 kilometer, untuk memperkenalkan masuk jalur Lumbanan (lokasi pembangunan sirkuit) sampai ke Ambengan,” ujarnya. 

Puja Astawa menyebut, salah satu tujuan fun trail ini digelar, sebagai upaya untuk memperkenalkan rencana pembangunan sikuit olahraga bermotor di wilayah setempat. Saat ini, pembangunan sirkuit tersebut masih dalam proses. Tanah yang semula berstatus tanah Provinsi Bali saat ini disebut telah dihibahkan kepada KONI Buleleng. 

Nantinya pembangunan sirkuit itu, akan di support langsung oleh Ketua IMI Bali Ajik Krisna. Selain itu, pembangunan sirkuit untuk ajang olahraga bermotor itu, juga disebut mendapat dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih, dr. I Nyoman Sutjidra – Gede Supriatna. 

- Advertisement -

“Masih dalam proses, terakhir provinsi sudah hibahkan ke KONI Buleleng. Kemudian melalui IMI Ajik Krisna berikan support, pemerataan. Semoga dengan bergandengan dengan pak bupati dan aparat terkait lebih cepat pembangunannya,” kata dia. 

Ia meyakini, dengan adanya sirkuit itu, akan bisa menggerakkan perekonomian lokal. Selain itu, adanya sirkuit tersebut bisa meningkatkan sport tourism di Buleleng. Sehingga nantinya saat-saat ivent besar, hotel di Buleleng akan terisi penuh oleh atlet hingga pendukung-pendukung. 

“Harapan jangka panjang biar Bali utara ini jadi sport tourism. Siapa tau dengan sirkuit Bali utara ini banyak penggemarnya, otomatis pembangunan lebih besar. Yang datang lebih besar, sehingga membantu perekonomian masyarakat disini,” ucapnya. 

Seperti diketahui, sirkuit untuk olahraga bermotor ini akan dibangun dengan memanfaatkan lahan 5,5 hektar. Lahan ini akan digunakan untuk latihan, pembinaan olahraga bermotor. Mulai dari enduro race, juga adventure trail, motor cross, grass track, termasuk offroad roda 4. 

Ketua KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja mengatakan dengan adanya event ini, salah satu syarat yang diberikan dalam pemanfaatan lahan tersebut sudah bisa diwujudkan. Ia meyakini, pembangunan sirkuit ini akan terwujud. Dimana warga setempat, disebut telah setuju untuk dilakukan pembangunan sirkuit di wilayah tersebut. 

Bahkan warga disebut telah rela lahannya dibebaskan untuk digunakan akses jalan menuju sirkuit. Penjajakan, juga akan kembali dilakukan setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. 

“Akses jalan sudah lalukan pertemuan bupati dan wakil bupati terpilih, beliau sudah memberikan harapan stelah beliau dilantik akan koordinasi kembali. Apalagi pemilik lahan yang ada disekitar sudah mendukung. Saya yakin sirkuit ini rampung, untuk kepentingan otomotif di Bali,” terangnya. (*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts