Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng menggandeng komunitas lokal dan sponsor nasional untuk menggelar turnamen golf spektakuler di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Minggu, 20 Juli 2025. Ajang ini memperebutkan hadiah utama dua unit mobil mewah: Toyota Fortuner dan Toyota Innova Zenix, yang masing-masing bernilai lebih dari Rp500 juta.
Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa pelaksanaan turnamen ini tidak menggunakan dana APBD, meskipun menghadirkan hadiah dengan nilai fantastis. “Tidak ada dari APBD. Pelaksana kegiatan adalah teman-teman di Desa Pancasari,” ujarnya, Jumat, 18 Juli 2025.
Turnamen ini digagas melalui kerja sama antara Pemkab Buleleng, Handara Golf & Resort, Persatuan Golf Indonesia, dan komunitas Persatuan Golf Pancasari. Dukungan sponsor dari BUMN dan BUMD turut menyukseskan acara yang diperkirakan akan menyedot perhatian wisatawan, termasuk peserta dari mancanegara.
“Ini betul-betul tidak ada unsur politis, tidak ada unsur negosiasi apapun. Ini murni aspirasi teman-teman di Pancasari setelah melihat potensi dan kunjungan ke Bali Handara yang cukup tinggi,” kata Sutjidra.
Turnamen ini terbuka untuk peserta dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sekitar 20 peserta asing telah dikonfirmasi akan mengikuti ajang tersebut. Bupati Sutjidra menyebut event ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Buleleng untuk mengangkat pariwisata olahraga dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Hotel dan Restoran (PHR).
“Kalau ini ramai, tentu PHR-nya bisa meningkat. Selain itu, ini juga bagian dari pembinaan atlet muda di Pancasari,” tegasnya.
Desa Pancasari kini mencuat sebagai pusat lahirnya bakat-bakat muda golf Bali. Saat ini, ada sekitar 200 anak muda aktif bermain golf di desa tersebut. Tak sedikit dari mereka telah mengharumkan nama Bali di ajang nasional hingga internasional.
“Anak-anak dari Pancasari ini sering mewakili Bali dalam event regional dan internasional. Banyak dari mereka berasal dari keluarga yang tidak mampu, tapi punya prestasi luar biasa,” ungkap Sutjidra.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

