Singaraja, koranbuleleng.com| Upaya menjaga kestabilan harga pangan di Buleleng digencarkan. Polres Buleleng melepas 60 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga terjangkau, demi meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga beras di pasaran.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, menyampaikan bahwa beras SPHP ini dijual hanya Rp 11.500 per kilogram. Angka tersebut lebih rendah dibanding harga pasar yang telah menyentuh Rp 12.500 per kilogram.
Puluhan ton beras tersebut mulai dipasarkan sejak Rabu, 6 Agustus 2025, melalui masing-masing polsek serta di Wantilan Eks Pelabuhan Buleleng. Kegiatan ini bersinergi bersama Bulog, dalam bingkai program nasional Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak oleh Polri di seluruh Indonesia.
Widwan mengungkapkan, langkah ini diambil setelah sejumlah daerah di Jawa mengalami kelangkaan beras, yang menyebabkan lonjakan harga. Kondisi tersebut dipicu penindakan kasus beras oplosan oleh Bareskrim, yang membuat produsen menarik produknya dari pasar.
“Kami harap dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, dapat mengintervensi harga beras di pasaran,” ujarnya.
Selain menjual beras murah, Polres Buleleng juga mengantisipasi potensi peredaran beras oplosan di wilayahnya. Pemantauan rutin dilakukan oleh Satreskrim dan Sat Intelijen, termasuk pengecekan gudang penyimpanan untuk mencegah penimbunan.
“Kami sudah lakukan pemantauan terkait beras oplosan. Di gudang-gudang penyimpanan beras juga kami pantau agar tidak ada beras yang ditimbun. Kami imbau agar segera didistribusikan untuk masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Suhana, 67 tahun, warga Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, mengaku harga beras di pasaran sudah menembus Rp 16–17 ribu per kilogram. Mendengar adanya Gerakan Pangan Murah, ia bersama rekannya langsung mendatangi Wantilan Eks Pelabuhan Buleleng untuk membeli beras SPHP.
“Syukuri saja beli yang harga murah, yang penting bisa makan karena sehari-hari pendapatan saya hanya Rp 35 ribu dari hasil jualan ciki-cikian dan es,” kata dia.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

