DPRD Bali Dorong Pemerintah Realisasikan Anggaran Perbaikan Venue Olahraga Buleleng Jelang Porprov 2027

Singaraja, koranbuleleng.com| Komisi IV DPRD Bali mendorong pemerintah segera menggelontorkan anggaran untuk perbaikan fasilitas olahraga di Kabupaten Buleleng. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah tunggal Porprov Bali 2027.

Dorongan tersebut mengemuka usai Komisi IV melakukan inspeksi langsung ke sejumlah fasilitas olahraga, termasuk GOR Bhuana Patra Singaraja, pada Selasa, 5 Mei 2026. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi venue yang dinilai belum representatif untuk menggelar ajang olahraga tingkat provinsi.

- Advertisement -

Anggota Komisi IV DPRD Bali, Putu Mangku Merta Yasa, menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan mengidentifikasi secara detail kendala yang dihadapi Buleleng dalam persiapan menuju Porprov Bali 2027.

Meski secara umum Buleleng dinilai siap sebagai tuan rumah, ia menyoroti ketimpangan pada kesiapan infrastruktur olahraga yang masih memerlukan perhatian serius.

“Kalau kita lihat dan kita perhatikan kelayakan venuenya untuk untuk diselenggarakan event-event olahraga se-event provinsi, ini masih jauh,” ujarnya.

Hasil pengecekan tersebut, lanjutnya, akan segera dibahas bersama KONI Bali, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), serta Bappeda Bali guna merumuskan kebutuhan anggaran secara komprehensif.

- Advertisement -

“Paling tidak dari RAB 26 miliar yang disampaikan KONI Buleleng, 20 miliar itu wajib. Yang 6 miliar ini masih tentatif, masih bisa dilakukan sebuah penyesuaian,” kata dia.

Komisi IV juga berharap Gubernur Bali Wayan Koster dapat segera merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) agar proses rehabilitasi venue bisa dimulai lebih awal pada tahun 2026.

“Jadi Buleleng bukan hanya siap, sukses, tetapi bagaimana Buleleng juga bisa memberikan sebuah tauladan, untuk penyiapan pekan-pekan olahraga provinsi di tahun selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Anita Putra, mengungkapkan bahwa sebagian besar fasilitas olahraga di Buleleng terakhir kali direhabilitasi pada tahun 2015, saat daerah ini menjadi salah satu tuan rumah Porprov Bali.

Kondisi tersebut membuat sejumlah venue mengalami penurunan kualitas tanpa adanya pembenahan permanen selama lebih dari satu dekade.

“Sudah lebih dari satu dekade venue-venue ini belum mendapat rehabilitasi menyeluruh. Dengan penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah tunggal Porprov 2027, tentu perbaikan fasilitas menjadi kebutuhan mendesak,” jelasnya.

Ia berharap dukungan DPRD Bali mampu memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali agar bantuan stimulan segera terealisasi.

“Dengan terpenuhinya anggaran yang diusulkan, Buleleng optimistis mampu menghadirkan sarana olahraga yang representatif dan layak untuk menyukseskan Porprov Bali XVII tahun 2027,” kata dia.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru