Polres Buleleng Amankan WNA Inggris Usai Serang Pegawai Hotel di Gerokgak, Diduga Dipicu Mabuk Alkohol

Singaraja, koranbuleleng.com| Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial AM (36) setelah diduga melakukan aksi penyerangan terhadap pegawai hotel di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa, 5 Mei 2026.

Peristiwa ini sontak memicu perhatian publik, terlebih karena melibatkan turis asing dan terjadi di kawasan pariwisata Bali Utara. Polisi kini masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

- Advertisement -

Kapolres Buleleng, Ruzi Gusman, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil diamankan di kawasan Gilimanuk tidak lama setelah kejadian. Saat ditangkap, kondisi pelaku disebut tidak stabil.

“Kemarin malam saat diamankan memang tercium bau alkohol. Dia (AM) belum bisa kami iinterogasi karena masih ngelantur. Nanti kalau sudah sadar betul, baru kami tanya supaya keterangannya jelas dan tidak berubah-ubah,” ujar Ruzi, dikonfirmasi Rabu, 6 Mei 2026 siang.

Berdasarkan keterangan awal saksi di lokasi, pelaku datang ke hotel dalam kondisi diduga dipengaruhi alkohol. Korban berinisial IBP, yang bertugas sebagai front office, mencoba menanyakan tujuan kedatangan pelaku. Namun, interaksi tersebut diduga memicu ketegangan.

“Saksi menyampaikan pelaku datang ke hotel dalam kondisi agak mabuk. Korban kemudian menghampiri dan sempat ada perdebatan. Perdebatannya itu apa, ini masih kami dalami karena korban juga masih dirawat dan belum bisa dimintai keterangan lengkap,” jelasnya.

- Advertisement -

Situasi kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan. Polisi menemukan indikasi kuat bahwa pelaku menggunakan senjata tajam dalam serangan tersebut. Rekaman CCTV yang telah diamankan menjadi salah satu bukti kunci.

“Di CCTV terlihat pelaku memang memakai senjata tajam,” kata dia.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian pelipis kiri dan saat ini masih menjalani perawatan medis. Sementara itu, pelaku sempat melarikan diri menggunakan mobil usai kejadian.

Merespons laporan penganiayaan, aparat langsung melakukan penyisiran dan memperketat pengawasan di jalur keluar Bali Barat. Upaya ini membuahkan hasil setelah pelaku berhasil ditangkap di Gilimanuk.

“Di Gilimanuk ini apakah dia mau nyebrang untuk melarikan diri, ini masih kami dalami. Kami masih menunggu dia (AM) sadar dulu (tidak dalam pengaruh alkohol) , agar keterangannya tidak berubah-ubah,” kata Ruzi.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru