Pria Banyuwangi Ditemukan Tewas di Kontrakan, Kematian Masih Misterius

Singaraja, koranbuleleng.com | Seorang pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan kawasan BTN Dencarik Garden Blok B Nomor 5, Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Buleleng, Selasa, 14 Juli 2026 malam. Hingga kini, penyebab kematian korban masih menjadi tanda tanya dan tengah diselidiki jajaran Polres Buleleng.

Korban diketahui bernama Supandri Ponco Wahyudi. Pria tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 21.10 Wita setelah warga merasa curiga karena rumah kontrakan yang ditempatinya tidak menunjukkan aktivitas seperti biasanya.

- Advertisement -

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menyebut, identitas korban telah diketahui, namun polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian.

“Korban telah teridentifikasi sebagai Supandri Ponco Wahyudi. Namun hingga saat ini penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan,” ujar Yohana, Rabu, 15 Juli 2026.

Penemuan korban berawal ketika warga sekitar melihat sepeda motor masih terparkir di depan rumah kontrakan. Namun, tidak terlihat adanya aktivitas dari dalam rumah. Warga kemudian mencoba memanggil penghuni rumah, tetapi tidak mendapat respons.

Karena tidak ada jawaban, warga akhirnya menghubungi pemilik rumah kontrakan. Bersama Kelian Banjar Dinas setempat, mereka kemudian masuk ke dalam rumah dan mendapati Supandri sudah tergeletak tidak bernyawa di atas tempat tidur kamar bagian utara.

- Advertisement -

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Banjar bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Buleleng dan tenaga medis Puskesmas Banjar I langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil penelusuran sementara, rumah tersebut diketahui disewa oleh Putu Gery Mahesa sejak 1 Juli 2026. Namun, hingga saat ini keberadaan penyewa rumah tersebut belum diketahui oleh polisi.

Selain itu, belum ada saksi yang mengetahui secara pasti waktu maupun kondisi terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Kami masih mencari penyewa rumah (Putu Gery) untuk memastikan asal usul korban berada di rumah itu, dan hubungannya dengan korban. Penyebab kematian belum dapat dipastikan,” terangnya.

Saat ini jenazah Supandri telah dievakuasi ke RSUD Buleleng untuk menjalani pemeriksaan visum. Polisi juga membuka kemungkinan dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Kemungkinan akan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” kata Yohana.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru