Singaraja, koranbuleleng.com| Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan 27 titik Program Irigasi Pemompaan (Irpom) untuk menjaga pasokan air pertanian saat musim kemarau. Program ini menjadi langkah antisipasi menghadapi penurunan debit air yang berpotensi mengganggu produktivitas sawah.
Dari 27 titik tersebut, sebanyak 10 lokasi telah dinyatakan siap secara teknis, sementara 17 titik lainnya masih menunggu survei lapangan untuk memastikan kelayakan operasional.Kesiapan program dibahas dalam pertemuan antara PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng pada Selasa, 21 Juli 2026.
Melalui Irpom, pompa air berbasis listrik akan digunakan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian ketika pasokan air alami mengalami penurunan. Dukungan jaringan listrik menjadi faktor penting agar pompa dapat beroperasi optimal.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara RM Dimas Adhi Prabowo mengatakan PLN siap memastikan kebutuhan listrik untuk operasional pompa irigasi terpenuhi. “Listrik tidak hanya menjadi kebutuhan rumah tangga maupun dunia usaha, tetapi juga berperan penting dalam mendukung sektor pertanian,” kata dia, Rabu, 22 Juli 2026.
Dimas menyebut survei lapangan akan dilakukan bersama Dinas Pertanian, pemerintah desa, dan kelompok subak untuk memastikan kesiapan jaringan listrik di setiap lokasi.
“Survei lapangan bersama akan menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan jaringan listrik di setiap lokasi serta menentukan solusi teknis yang paling efektif sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng Gede Melandrat menegaskan keberhasilan program bergantung pada pasokan listrik yang andal untuk menggerakkan pompa irigasi.
“Melalui kolaborasi ini, kami optimistis kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara lebih optimal sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan mampu memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Buleleng,” ujar Melandrat.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

