15 Are Lahan di Busungbiu Terbakar, Diduga Dipicu Bara Panggang Ikan Pemancing

Singaraja, Koranbuleleng.com | Kebakaran menghanguskan hutan dan lahan seluas sekitar 15 are di kawasan Pangkung Tibu Lesung, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Senin, 17 Agustus 2026 malam.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.31 Wita itu diduga berkaitan dengan aktivitas seorang pemancing yang menyalakan api untuk menghangatkan diri sekaligus memanggang ikan hasil tangkapannya.

- Advertisement -

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, anggota Polsek Busungbiu langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi kebakaran.

“Anggota Polsek Busungbiu mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi serta membantu proses pemadaman,” ujar Yohana, Selasa, 18 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi dari warga, api diduga berasal dari aktivitas pemancing di sekitar lokasi. Namun, identitas pemancing tersebut belum diketahui.

Saat warga dan petugas tiba di lokasi, pemancing yang diduga menyalakan api sudah tidak berada di tempat. Warga yang pertama kali melihat kobaran api kemudian menghubungi polisi. Warga juga berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.

- Advertisement -

Polisi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menyalakan api di ruang terbuka, termasuk untuk memasak maupun memanggang ikan.

Yohana meminta, masyarakat memastikan api dan bara benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. “Untuk mencegah kejadian serupa, masyarakat kami imbau tidak meninggalkan api atau bara dalam kondisi masih menyala dan segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran,” kata Yohana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana mengatakan, kebakaran menghanguskan hutan dan lahan seluas sekitar 15 are.Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.32 Wita. Damkar kemudian mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Selain itu, satu unit mobil tangki air BPBD Buleleng turut diperbantukan untuk memasok kebutuhan air selama proses pemadaman. “Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas menggunakan tiga tangki air armada Damkar dan satu tangki suplai BPBD,” katanya.

Petugas selanjutnya melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru