Kemarau Mulai Tekan Pasokan Air, PMI Buleleng Salurkan 170 Ribu Liter

Singaraja, koranbuleleng.com | Musim kemarau mulai menekan pasokan air bersih di sejumlah wilayah Buleleng. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng mencatat hampir 170 ribu liter air telah didistribusikan kepada 8.340 jiwa sepanjang 2026.

Distribusi air bersih tersebut dilakukan sebanyak 24 kali layanan ke wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

- Advertisement -

Ketua Umum PMI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan kekurangan pasokan mulai terjadi di sejumlah wilayah yang selama ini mengandalkan distribusi air dari PDAM maupun sumber air yang dikelola desa.

“Memasuki musim kemarau tahun 2026 ini di Buleleng memang ada beberapa wilayah yang sudah mulai mengalami kekurangan pasokan atau distribusi air yang selama ini lewat PDAM maupun lewat air bersih yang dikelola oleh desa,” kata Supriatna, Selasa, 1 September 2026.

Menurut Supriatna, kebutuhan air bersih di wilayah terdampak cukup besar. Hal itu terlihat dari volume air yang telah disalurkan PMI selama periode kemarau.

“Sudah hampir 170.000 liter, dengan kapasitas layanan sudah 24 kali layanan. Ini cukup besar juga kebutuhan selama ini oleh wilayah-wilayah yang mengalami penurunan debit air,” ujarnya.

- Advertisement -

Penanganan kekurangan air bersih dilakukan secara bersama-sama. PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dan PDAM memberikan pelayanan distribusi air kepada masyarakat yang membutuhkan.

Warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat mengajukan permintaan bantuan melalui PMI, BPBD maupun PDAM. Selanjutnya, pelayanan akan disesuaikan dengan kondisi serta kapasitas masing-masing instansi.

“Kadang langsung ada yang ke PDAM, ada yang ke PMI, ada juga yang ke BPBD,” jelas Supriatna yang juga Wakil Bupati Buleleng.

Supriatna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat masih dapat ditangani melalui sinergi antarinstansi. Ia berharap musim kemarau tidak berlangsung panjang sehingga dampak kekeringan tidak meluas ke wilayah lainnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru