Sisa Pembakaran Rumput Diduga Picu Kandang Sapi Terbakar, Dua Ekor Sapi Mati

Singaraja, koranbuleleng.com | Kandang sapi di areal persawahan Dusun Bergong, Desa Poh Bergong, Kecamatan Buleleng, terbakar pada Kamis, 10 September 2026 sore. Dua ekor sapi jantan yang berada di dalam kandang turut mati dalam kejadian tersebut.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita itu menyebabkan kandang semi permanen berukuran sekitar 4 x 5 meter ludes terbakar. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp 23 juta.

- Advertisement -

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, api pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang menyabit rumput di sekitar lokasi.

Saat itu, Ketut Manis melihat kobaran api muncul dari arah kandang sapi. Ia kemudian segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya.

“Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya,” kata Yohana Jumat, 11 September 2026.

Warga bersama Ketut Manis kemudian bergerak menuju kandang untuk menyelamatkan kedua sapi yang berada di dalamnya. Namun, kobaran api sudah membesar sehingga warga tidak dapat masuk dan melepaskan tali pengikat sapi.

- Advertisement -

Di tengah kepungan api, salah satu sapi sempat berhasil keluar dan berlari ke arah selatan. Namun, upaya penyelamatan kedua sapi tidak berhasil.

“Setelah kandang roboh, kedua sapi ditemukan sudah mati di sebelah barat kandang,” ujar Yohana.

Yohana menjelaskan, kandang milik Ketut Sukantri (49) tersebut merupakan bangunan semi permanen dengan atap seng. Kandang berada di pinggir jalan dan dikelilingi areal persawahan.

Dari keterangan korban, sebelum kebakaran terjadi, Sukantri sempat membakar rumput kering di sekitar kandang. Pembakaran dilakukan sekitar dua hari sebelum peristiwa kebakaran.

Rumput kering tersebut dibakar untuk mengusir lalat yang mengganggu kedua sapi. Namun, korban menduga masih terdapat sisa pembakaran yang belum sepenuhnya padam.

Pada Kamis sekitar pukul 11.00 Wita, Sukantri masih mendatangi kandang untuk memberikan pakan kepada kedua sapinya. Setelah itu, ia meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.30 Wita.

Saat meninggalkan kandang, korban mengaku tidak melihat adanya asap ataupun tanda-tanda kebakaran.

“Korban menduga kebakaran kemungkinan disebabkan sisa pembakaran yang masih menyala dan belum padam sempurna,” kata Yohana.

Petugas kemudian mendatangi lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Pemadaman dilakukan bersama warga dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mencegah api merambat ke kawasan persawahan di sekitar kandang.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru