Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng membagikan 150 dus air mineral kepada warga yang mengantre bahan bakar minyak (BBM) di enam stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Singaraja, Jumat, 16 Oktober 2026. Pembagian air mineral ini melibatkan aparatur sipil negara (ASN) yang turun langsung membantu warga di tengah antrean panjang.
Enam SPBU yang menjadi sasaran pembagian air mineral tersebut yakni SPBU Penarukan, Banyuasri, Kartini, Sukasada, Baktiseraga, dan Anturan. Para ASN mendatangi warga yang sedang mengantre dan membagikan air mineral kemasan untuk membantu melepas dahaga selama menunggu giliran mengisi BBM.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang harus menghadapi waktu tunggu panjang di SPBU.
“Sebotol air mungkin sederhana. Kami berharap bisa sedikit melepas dahaga dan meringankan penantian kita semua,” ujar Sutjidra.
Sebanyak 150 dus air mineral yang dibagikan dalam kegiatan tersebut berasal dari sumbangan sukarela seluruh perangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) di lingkungan Pemkab Buleleng.
Sutjidra menyebut, keterlibatan berbagai perangkat daerah dan BUMD menjadi bentuk kebersamaan pemerintah dalam menghadapi situasi antrean BBM. Ia berharap pasokan bahan bakar segera kembali normal sehingga masyarakat tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan BBM.
“Ini adalah wujud kebersamaan. Kami dari Pemkab dan masyarakat sama-sama mengharapkan agar pasokan BBM segera kembali normal,” jelasnya.
Di tengah kondisi tersebut, Sutjidra mengaku memahami kelelahan masyarakat yang harus mengantre. Pemkab Buleleng, kata dia, terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mendorong kelancaran pasokan BBM.
“Kami memahami antrean ini melelahkan. Para pimpinan Pemkab Buleleng terus berupaya, termasuk berkoordinasi intensif dengan instansi terkait, agar pasokan BBM segera kembali lancar,” tegasnya.
Sutjidra juga mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban selama mengantre dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga situasi tetap kondusif serta memberi kesempatan kepada warga lain untuk mendapatkan bahan bakar.
“Mari kita saling menjaga, tetap tertib, dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar semua mendapat giliran dan mendapat BBM,” tutupnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

