256 Anggota Saka Bhayangkara Dikenalkan Ilmu Kepolisian

Singaraja | Markas Kepolisian Resor Buleleng merekrut 256 anggota Saka Bhayangkara. Perekrutan ini adalah salah satu pola pembinaan terhadap remaja dengan mengenalkan ilmu kepolisian melalui kegiatan di empat krida.

Perekrutan Saka Bhayangkara pada tahun ini melibatkan Pramuka ditingkat Penegak yang berada di masing-masing gugus depan maupun dari Kwartir Ranting yang sebelumnya telah dibina di masing-masing Polsek, bahkan nantinya anggota Saka Bhayangkara yang telah ditempat dengan bebagai pengetahuan kesakaan, khususnya ilmu kepolisian melalui empat krida mampu menjadi contoh di masyarakat.

- Advertisement -

“Kita berharap dengan pembentukan remaja-remaja ini melalui kegiatan Saka Bhayangkara mampu menjadi pioneer dan contoh di masyarakat, demikian juga nantinya mampu sebagai perpanjangan tangan tugas-tugas kepolisian didalam menjaga kamtibmas,” ungkap Kabag Ops Ketut Gelgel usai membuka upacara pembukaan, Sabtu (27/2).

Kabag Ops Ketut Gelgel selaku Mabisaka Bhayangkara mengakui tingginya peran serta dan minat remaja melalui Saka Bhayangkara, sehingga potensi yang ada itu akan terus dikembangkan dan mampu menjadi mitra polisi dalam melaksanakan tugasnya, “Kita berikan pembekalan yang cukup dan nantinya kemampuan yang dimiliki kita akan libatkan dalam tugas-tugas kepolisian termasuk nantinya dalam kegiatan operasi atau razia,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk Persami, Perkemahan Sabtu Minggu diberikan berbagai pembekalan melalui pengenalan kesakaan secara umum dan Saka Bhayangkara secara khusus termasuk empat krida didalamnya, diantaranya Krida Pengenalan Tempat Kejadian Perkara (PTKP), Krida Lalu Lintas (Lantas), Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas) dan Krida Pencegahan dan Penangulangan Bencana. (PBB).

“Pembinaan di Satuan Karya Pramuka Bhayangkara secara berkelanjutan kita lakukan sebagai wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional dan juga daerah kita,” papar Kabag Ops.

- Advertisement -

Kasat Binmas Polres Buleleng AKP Wayan Sartika yang juga Ketua Saka Bhayangkara Kwarcab Buleleng mengakui perekrutan anggota Bhayangkara dilakukan untuk menyamakan materi yang diberikan hingga kemudian dikembangkan di gugus depan maupun di masing-masing Polsek melalui latihan rutin.

“Kalau sekarang ini seluruh peserta datang dari setiap Polsek di Jajaran Polres Buleleng, sehingga kita berikan materi dan praktek secara langsung agar saat kembali ke gugus depan ataupun di Kwartir Ranting dalam hal ini Polsek mampu mengemmbangkan materi yang telah didapatkan,” papar Sartika.

Kegiatan ditutup Minggu sore yang ditandai dengan penyematan badge Saka Bhayangkara oleh Kasat Binmas Polres Buleleng AKP Wayan Sartika yang juga Ketua Saka Bhayangkara Kwarcab Buleleng.

Dari kegiatan perekrutan yang berlangsung dalam bentuk persami itu diharapkan para anggota Saja Bhayangkara memiliki pengetahuan, kemampuan, kecakapan, dan keterampilan serta pengalaman dalam bidang kebhayangkaraan serta mampu hidup yang tertib dan disiplin serta ketaatan terhadap peraturan hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, selain itu juga diharapkan mampu mencegah, menangkal serta menanggulangi timbulnya setiap kejadian kamtibmas dan memiliki kepekaan dan kewaspadaan serta daya tanggap dan penyesuaian terhadap setiap perubahan dan dinamika social di lingkungannya. |NP|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts