Mayjen Benny Cicipi Rasa “Ki Raja”

Singaraja, koranbuleleng.com| Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto mengunjungi Desa Madenan, Kecamatan Sukasada Sabtu, 11 Januari 2020. Ia khusus datang untuk mencoba kelezatan buah durian dari pohon yang diberi nama “Ki Raja”.

Ya, durian “Ki Raja” merupakan Runner Up dari kegaiatan kontes durian yang digelar 31 Desember 2019 lalu di Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Setelah ditetapkan sebagai juara ke-dua, Ki Raja memang menjadi buruan banyak kalangan. Artis, Pejabat Tinggi Sipil, Hingga Petinggi Militer sudah datang untuk mencoba kelezatan dari daging buah duriah Ki Raja.

- Advertisement -

Mayor Jenderal TNI Benny Susianto bersama petinggi Kodam IX/Udayana datang ke Desa Madenan bukan hanya untuk merasakan citarasa durian lokal Buleleng, tetapi juga untuk mendukung upaya Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam mengembangkan ikon durian lokal Buleleng.

Dijelaskan, bila durian “Ki Raja” ini dikembangkan secara serius, buah ini bisa menjadi komoditas ekspor. Selain itu, pengembangan durian lokal asli Buleleng ini, juga bisa menjadi tujuan wisata baru di Bali. Jenderal bintang dua ini menyebut, kehadiran durian “Ki Raja” ini bisa menjadi salah satu ikon pariwisata Bali secara umum, dan Buleleng secara khusus.

“Ki Raja ini memiliki keistimewaan, durian ini tanpa biji. Bukan sekedar itu, rasanya pun tidak kalah dengan durian yang selama ini kita kenal, seperti Musang King. Dan ini menurut saya perlu dikembangkan sebagai daya tarik tersendiri guna meningkatkan wisata agro,” Jelasnya usai mencicip kelezatan rasa durian Ki Raja.

Menurut Jenderal kelahiran Jakarta ini, durian “Ki Raja” saat ini sudah sangat viral di dunia sosial.  Ia pun mengajak masyarakat sekitar agar mengambil momentum yang baik ini untuk semakin mengembangkan durian lokal khas Buleleng, khususnya jenis “Ki Raja”. Saat ini, kata Benny, sudah semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan kehadiran durian “Ki Raja “ ini.

- Advertisement -

“Masyarakat harus mau mengembangkan ini, lakukan pembibitan yang baik. Pemerintah Daerah juga harus respon dengan baik pula. Support masyarakat di sini untuk mengembangkan Durian ini,” harap Jenderal lulusan Akmil tahun 1987 ini.

Viralnya durian “Ki Raja” ini tidak terlepas dari upaya Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam mengembangkan ikon durian lokal Buleleng. Salah satunya adalah melalui pelaksanaan kontes durian akhir tahun 2019 lalu.

Saat itu, Agus Suradnyana menyebut jika pelaksanaan kontes durian digelar untuk mencari buah durian dengan kualitas terbaik, yang akan dikembangkan menjadi ikon buah durian lokal Buleleng. Durian pemenang akan dikembangkan melalui pembibitan secara massal dan bibitnya akan dibagikan secara cuma-cuma kepada petani.

“Bagaimana nantinya durian itu (pemenang) bisa menjadi maskot dari durian Kabupaten Buleleng. Nanti bibitnya kita kembangkan dan berikan kepada petani secara gratis,” ungkap Bupati PAS kala itu.

Pada pelaksanaan kontes durian beberapa waktu lalu, tampil sebagai juara I yaitu “I Jalur” dari Desa Munduk Besatala, Kecamatan Seririt. Sedangkan durian asal Desa Madenan, “Ki Raja” berhasil menjadi Runner Up, dan “I Panji” dari Desa Panji, Kecamatan Sukasada, menduduki peringkat ketiga. Saat ini, Pemkab Buleleng melalui Dinas Pertanian tengah bersiapa untuk melakukan pembibitan dari durian pemenang tersebut. |RM/r|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts