More

    Lalu Lalang Turis Cina dan Sisi Unik dari Tomohon yang Indah

    Tomohon, korabuleleng.com | Sejak dibukanya penerbangan langsung sekitar dua tahun belakangan ini dari China ke Manado – Propinsi Sulawesi Utara ini kebanjiran turis China. Setiap hari puluhan Bus wisata lalu lalang mengangkut turis  dari berbagai wilayah China, ke beberapa obyek wisata Sulawesi Utara terutama Manado dan sekitarnya.  

    Seperti Gunung Tumpah tempat bermain paralayang, kawasan perairan Bunaken sebagai tempat wisata air dengan terumbu karangnya  yang memukau, Pulau Manado Tua dengan Gunungnya yang menjulang atau yang tidak kalah menariknya adalah  tempat wisata favorit di Tomohon. Rata rata para turis asal Tiongkok ini menikmati obyek wisata di Sulawesi Utara sekitar satu minggu.

    Tomohon, salah satu tujuan wisata yang sangat diminati wisatawan China, disamping  udaranya yang sejuk, obyek obyek wisata alamnya banyak dan relatif mudah dijangkau karena tidak terlalu jauh. 

    Tomohon sendiri sudah dikenal sejak 1850 saat masuknya misionaris Belanda pada saat itu. Disamping menyebarkan agama Kristen mereka  juga mendirikan pusat pendidikan atau sekolah sekolah, bahkan di Tomohon terdapat sekolah Misionaris. Didukung geografisnya yang sangat indah, serta adat istiadat serta masyarakatnya yang cepat menyesuaikan diri dan sangat ramah, Tomohon akhirnya dikenal di Dunia. 

    Luas wilayah Tomohon hanya 147.21 km2 dengan wilayah ketinggian 700 – 800 dpl (diatas permukaan laut) . Secara  geografis Tomohon dikelilingi 3 Gunung, Gunung  Lokon dengan ketinggian 1.699 meter dpl, Gunung Mahawu 1.311 meter dpl dan Gunung Masarang.  Tomohon yang resmi menjadi Kota Madya Minahasa Selatan 2003 lalu memiliki udara sejuk dan indah, sangat nyaman sebagai tempat berlibur atau menghilangkan penat.

    Dengan potensin wisatanya yang sangat indah, Tomohon masuk sebagai tempat pariwisata yang wajib dikunjungi. Rasanya wisatawan yang berkunjung ke Manado atau ke Sulawesi Utara belum lengkap jika tidak berkunjung ke Tomohon.  

    Dari Manado menuju Tomohon hanya berjarak  35 km. Bisa dengan Bus angkutan antar Kabupaten atau bisa dengan angkutan yang dikenal dengan taxi gelap. Banyak wilayah di Indonesia angkutan Bus antar Kabupatennya bentuknya using, minim perawatan.  Demikian juga di Manado, wajah Bus angkutannya kebanyakan tua, kotor dan berdebu tapi  bisa jalan dan sampai di tempat. 

    Karena kondisi tersebut muncul Taxi Gelap. Ongkosnya tidak begitu mahal.  Ongkosnya hanya selisih Rp. 3000 – Rp.5000,-  dari Bus Angkutan umum antar kabupaten tapi  taxi gelap jaub lebih bagus, bersih, dan juga lebih cepat sampai ditujuan.

    Dengan Bus angkutan antar Kabupaten, harus sabar menunggu hingga penumpang penuh. Di jalan, mereka terbiasa berhenti untuk menaikan dan menurunkan penumpang. Bahkan, dibeberapa titik berhenti cukup lama menunggu penumpang. 

    Dengan kecanggihan smartphone perjalanan lebih mudah karena bisa mendapatkan atau mengakses  informasi apapun mengenai perjalanan. Demikian juga mengenai taxi gelap, hampir semua sopir angkutan kota dan masyarakat tahu keberadaan taxi gelap. 

    Dengan angkutan taxi gelap,  hanya 30 menit sudah sampai di Tomohon. Kotanya ramah, bersih beberapa spot ada taman bunga. Sesuai geografisnya, jauh memasuki Tomohon sudah terlihat keindahannya perbukitan yang menghijau, hamparan persawahan milik warga menyejukan mata. 

    Perlu juga diingat, saat melakukan perjalanan bertepatan hari Minggu ke Tomohon,  dimana warga setempat yang mayoritas penganut Kristen, pada saat itu  mereka melakukan ibadah di gereja gereja.

    Suasana berubah sepi, kendaraan yang tiap harinya ramai berlalu lalang jadi sepi karena sopirnya menghentikan kegiatan untuk melakukan ibadah. Pun Warung makan, cafe dan toko banyak yang tutup. Mereka  kembali membuka dagangan atau tokonya setelah pukul 12.00 siang.  Tapi ada juga sengaja untuk beristirahat usai datang dari beribadah. Hari Minggu untuk masyarakat Tomohon sebagai hari baik, terlihat juga beberapa orang melakukan kegiatan pernikahan di Gereja 

    Bagi yang melakukan perjalanan memang perlu  ingat, khususnya hari Minggu dan tanggal khusus atau tanggal merah. Karena banyak warung atau toko  yang tutup, sebaiknya makan atau sarapan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan di luar. 

    Pasar Tomohon dengan Daging-daging Hewan Liar

    MUNCULNYA wabah virus Corona di Wuhan China yang pernah diduga bersumber dari kelelawar, tidak berpengaruh besar pada masyarakat Tomohon khususnya penggemar makanan extream yaitu Kelelawar. 

    Pantauan di Pasar Extream Tomohon,  masih banyak penjual kelelawar. Senin bukan hari ‘pasar’ Bahkan dari wawancara media setempat kepada pedagang dan pembeli, mereka tidak takut sama sekali. Disamping iklimnya berbeda juga metode memasaknya dianggap lebih bersih dan higienes. Menurut pedagang kelelawar yang dijual terlebih dahulu dibakar supaya tidak bau.

    Demikian juga saat memasak, mereka merebusnya dulu hingga kempes, kemudian direbus atau digoreng kembali sambil dibumbui dengan santan kering. 

    Pasar Tomohon menjadi daya tarik tersendiri. Karena itu pasar Tomohon dimasukkan sebagai paket wisata di Provinsi Sulawesi Utara. Sekilas pasarnya seperti pasar tradisional pada umumnya di Indonesia. Berbagai macam kebutuhan mulai lima bahan pokok, juga berbagi macam  buah buahan, sayur mayur hingga bumbu bumbuan ada bahkan tertata. 

    Tapi keunikannya tepatnya di areal penjual daging, disamping berbagai macam daging dijual seperti ayam, babi peliharaan, daging sapu, juga dijual berbagai macam daging dari berbagai binatang hutan. Seperti babi hutan,  biawak, ular, tikus hutan, hingga kucing dan anjing, dan masih ada beberapa binatang yang bisa dikonsumsi. 

    Adapun jadwal ‘pasaran’ atau saat penjual dan pembeli bertemu lebih rame, yaitu pada hari Sabtu, Selasa dan kamis, dan jelang hari hari besar. Artinya pada saat itu binatang bintang yang dijual lebih lengkap dan pembeli serta pengunjungpun lebih ramai.

    Seperi sebuah atraksi, binatang binatang yang diperjualbelikan banyak masih kondisi hidup dipajang. Adanya diikat, ada juga yang dikerangkeng.  Pembeli bisa memilih dalam keadaan kondisi hidup. Seperti anjing mereka menjualnya hidup hidup karena warga atau pembeli ingin  mengetahui kondisi kesehatan anjing.  Jika harga disepakati  pedagang langsung mengeksekusinya. Sangat extream dan mengerikan memang,  tetapi begitu adanya Makanya banyak pengunjung tidak mau melihat anjing saat dibunuh. Demikian juga binatang lainnya, tapi meski demikian pasar tersebut selalu ramai pengunjung khususnya hari hari pasaran. 

    Menurut pedagang di Pasar Tomohon, binatang binatang yang mereka jual di Pasar Tomohon, sangat sedikit berasal dari kawasan hutan Tomohon. Seperti babi hutan, anjing, biawak sampai kelelawar berasal dari seluruh wilayah di Sulawesi, bahkan bisa datang dari Kalimantan. Bisa jadi karena penggemar makanan ekstream di Tomohon dan sekitarnya  banyak. Bahkan ada beberapa rumah makan khusus menyajiKan masakan binatang hutan liar. 

    Harganyapun tidak murah. Untuk 1 kg daging Ular dijual dengan harga Rp.60 ribu. Kelelawar atau Kalong sebesar kepalan tangan cukup mahal bisa mencapai Rp.55 ribu per ekor. Demikian juga tikus hutan berekor putih banyak peminat dagingnya enak   karena.makannya buah2an. Babi hutan Rp. 35 ribu . 

    Singkatnya memasuki kawasan Pasar Tomohon harus siap nyali. Baunya campur campur, bahkan mungkin yang tidak tahan akan terlihat menjijikan darah dimana mana berceceran, kotoran binatang dan bisa juga sedih melihat binatang binatang liar dari hutan diperjualbelikan dengan bebas. Inilah Pasar Tomohon setiap orang tahu dimana letaknya. Jadi sangat mudah bila mau berkunjung. 

    Untuk melengkapi kunjungan begitu banyak yang harus diketahui atau dikunjungi. Yang paling mudah dan tidak kalah keindahannya adalah Gunung Mahawu. Dari Pasar Tomohon tidak terlalu jauh hanya berjarak sekitar 10 km. Diperjalanan pemandamgannya sangat indah, hamparan tanaman agro wisata menghiasi perbukitan. Tapi persawahan hanya berada diluar kawasan konservasi. 

    Menuju puncak Mahawu sangat mudah.  Dari posko  menuju puncak dan juga kawah gunung hanya  berjarak 250 meter, jadi tidak memerlukan persiapan yang berarti. Hanya air mineral  karena di puncak kitanbisa jalan mengelilingi kawah Mahawu.

    Dari atas gunung Mahawu langsung bisa melihat dan mengelilingi kawah melalui jalan setapak. Pengunjung akan disuguhi pemandangan yang memukau, dari puncak bisa melihat gunung Lokon, kota Manado, Gunung Kalabat. 

    Menikmati keindahan di wilayah Minahasa tidak cukup hanya dua tiga hari. Masih banyak yang bisa dilihat, Hot spring, danau Tondano, danau linow, bisa melakukan rafting di Sungai Putih, kawasan konservasi Tangkoko, dan masih banyak lagi. 

    Penulis/Kontributor        : IGN Alit Kertaraharja

    Editor                : I Putu Nova A.Putra 

    Berita Terpopuler

    Upacara Yadnya Pemahayu Jagat Awali Tatanan Hidup Baru

    Gubernur Bali Wayan Koster dan Ny. Putri Suastini Koster mengikuti persembahyangan Upacara Pemahayu Jagat |FOTO : Istimewa| Karangasem,...

    Bumdes Rintis Produksi Dupa Ditengah Kelesuan Dunia Pariwisata

    Bumdes Giri Sedana sedang merintis produksi Dupa |FOTO : Edi Toro| Singaraja, koranbuleleng.com |Usaha pembuatan dupa coba dikembangkan Bumdes Giri Sedana...

    Pemkab Buleleng Akan Bentuk Tim Verifikasi Perhotelan

    Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan tim verifikasi untuk melakukan verifikasi terhadap bisnis perhotelan untuk memasuki dalam tatanan baru di bidang...

    Bupati Buleleng Gerakkan ASN Gunakan Buah Lokal

    Singaraja,koranbuleleng.com |Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana  segera membuat instruksi tentang kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan buah lokal dalam sarana ritual keagamaan. Kewajiban...

    Related articles