More

    Polisi Belum Dapat Titik Terang Jejak Pembunuh Sekar

    Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya |FOTO : Edi Toro|

    Singaraja, koranbuleleng.com | Pihak kepolisian sektor Kubutambahan sampai saat ini sudah memeriksa setidaknya 11 saksi kasus pembunuhan Ni Putu Sekar, 50  warga Desa Depeha, Kubutambahan. Mereka adalah keluarga Putu Sekar, serta warga yang tinggal di sekitar rumah korban.  Namun sejauh ini belum ada titik terang tentang jejak pelaku pembunuh Sekar.

    Karena, kendati jumlah saksi yang diperiksa  cukup banyak, namun tidak ada satu pun saksi yang mengaku melihat secara langsung peristiwa pembunuhan itu terjadi. Polisi masih belum mendeteksi jejak pelaku.  “Belum mengarah ke pelaku, masih abu-abu. Karena saksi yang melihat langsung kejadian itu sangat minim.,” ujar Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu I Gede Sumarjaya.

    Sumarjaya menambahkan,  Polsek Kubutambahan juga sudah mengamankan  barang bukti berupa pakaian serta ponsel milik korban. Ponsel tersebut kini masih dalam pemeriksaan tim Cyber Crime Polda Bali.  Kasus ini masih dipercayakan di Polsek Kubutambahan untuk segera mengungkap pelaku.

    “Jika ada masyarakat yang sedikit mengetahui kejadian itu, agar segera memberikan keterangan ke polisi, karena akan sangat membantu kami untuk mencari siapa pelaku dari kasus dugaan pembunuhan dan kekerasan ini” imbuh sumarjaya

    Sementara Kepala Dusun Dauh Pura, I Gede Subrata, menjelaskan jenazah Putu Sekar sudah diambil oleh pihak keluarga, dan sudah dimakamkan di Setra Desa Adat Depeha, Kamis 16 juli 2020 .

     “Jasadnya sudah dikubur, sekitar tiga hari yang lalu. Penguburan dilakukan langsung oleh keluarganya,” ujar Subrata dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

    Diberitakan sebelumnya,  seorang janda warga Dusun Dauh Pura, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan  ditemukan tak bernyawa dengan kondisi kepala bersimbah darah pada Senin 13 juli 2020 sekitar pukul 16.00 Wita.

    Data dari kepolisian menyebutkan, korban pertama kalinya ditemukan oleh kakaknya Desak Made Liarni (51) yang hendak belanja ke toko korban. |ET|

    Berita Terpopuler

    GAAS Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok

    I Gusti Ayu Aries Sujati salurakanbantuan bagi warga di Kecamatan Kubutambahan |FOTO : Edi Toro| Singaraja, koranbuleleng.com |...

    Pemkab Buleleng Gelar Pasar Gotong Royong Krama Bali Stabilkan Ekonomi

    Pasar gotong royong krama Bali di lapangan parkir Kantor Bupati Buleleng |FOTO : Rika Mahardika| Singaraja, koranbuleleng.com| Dinas...

    Harga Stabil, Petani Lebih Pilih Tanam Cabai Merah Besar

    Singaraja, koranbuleleng.com| Petani di Dusun Babakan, desa Sambangan  mulai membudidayakan cabai merah besar. Petani di desa tersebut memilih menanam cabai merah besar...

    Angka Perceraian Tinggi, Dominan Dipicu Masalah Ekonomi Masa Pandemi

    Iqbal kadafi |FOTO : Edi Toro| Singaraja, koranbuleleng.com| Pengadilan Agama Singaraja mencatat peningkatan jumlah angka perceraian sampai Juli...

    Related articles