Hasil Swab ASN Tidak Berpengaruh Pada Pelayanan

Uji Swab sasar ASN Pemkab Buleleng |FOTO : Yoga Sariada|

Singaraja, koranbuleleng.com| Pemeriksaan swab secara massal terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali dilaksanakan. Di hari kedua, menyasar ASN yang bertugas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Buleleng. Hasil pemeriksaan swab terhadap ASN dipastikan tidak akan berpengaruh pada pelayanan.

- Advertisement -

Pemeriksaan swab berlangsung di wantilan Prajawinangun Kantor Bupati Buleleng Rabu, 4 November 2020. Seluruh ASN termasuk Pejabat Eselon II dan III juga menjalani pemeriksaan swab. Total ada 98 ASN yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa menjelaskan, dengan keterbatasan tenaga kesehatan yang dilibatkan sebanyak 44 orang, jumlah ASN dan Anggota TNI Polri yang di seab juga dibatasi. Untuk ASN dalam satu hari ditarget maksimal 200 orang, sedangkan anggota TNI Polri ditarget 100 orang.

“Menyesuaikan juga berapa spesimen yang diberikan Pemprov Bali. Belum lagi hasil tracing dari yang kontak erat juga harus di swab. Ini akan berlanjut sampai Desember,” jelasnya.

Suyasa juga belum bisa memastikan kapan hasil pemeriksaan swab ini akan keluar. Pun demikian, mantan Asisten 3 Setda Buleleng memastikan jika hasilnya tidak akan berpengaruh pada pelayanan, jika nanti ada yang hasilnya positif.

- Advertisement -

Menurutnya, seluruh ASN yang menjalani pemeriksaan swab ini adalah orang-orang yang melakukan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, bisa dilakukan deteksi dini dan bisa meminimalisir potensi penularan COVID 19.

“ASN yang di swab ini kan semuanya sehat, kalaupun nanti ada yang positif, statusnya kan asimtomatik, jadi nanti karantina mandiri di Provinsi. Nanti juga dilihat case per case, kalau yang positif satu atau dua orang kan tidak perlu menutup kantor, jadi tidak sampai mengganggu pelayanan,” tegas Suyasa.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Buleleng Ketut Suwarmawan mengaku sudah dua kali menjalani pemeriksaan swab. Ia mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk pemeriksaan swab masal ini. 

“Karena saya selalu taat dengan protokol kesehatan, sesuai dengan anjuran pemerintah, kita selalu laksanakan itu setiap hari. Termasuk juga mengkonsumsi jamu untuk menjaga imun,” ucapnya. |RM|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts