More

    Buleleng Jalankan Program Sekolah Penggerak

    Siswa di Buleleng saat beraktivitas diluar ruangan |FOTO : I Putu Nova A.Putra|

    Singaraja, koranbuleleng.com | Buleleng terpilih menjadi daerah yang menjalankan program sekolah penggerak. Di Bali, kota Denpasar juga dipilih sebagai daerah yang menjalankan program yang sama. Pencetus sekolah penggerak ini adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

    Program sekolah penggerak merupakan program yang bertujuan menciptakan sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil  belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil pelajar Pancasila.

    Fokusnya kepada  kompetensi kognitif (literasi dan numerasi), serta non-kognitif (karakter) yang diawali dengan  peningkatan pada kapasitas guru, kepala sekolah, dan pengawas.

    Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Made Astika menyebutkan, berdasarkan rencana strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Renstra Kemendikbud) 2020-2024, bahwa salah satu agenda pembangunan pendidikan adalah peningkatan dan pemerataan mutu layanan pendidikan melalui program sekolah penggerak.

    “Kita bersama LPMP sudah melakukan sosialisasi, dan program ini diikuti oleh semua sekolah yang ada di Kabupaten Buleleng khusus sekolah SD dan SMP,” sebutnya.

    Program Sekolah Penggerak akan dilaksanakan secara bertahap dimulai tahun 2021. Untuk tahun ini akan dilaksanakan di 34 provinsi, 110 Kabupaten/Kota dan 2.500 satuan Pendidikan yang mencakup jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA serta SLB.

    Program Sekolah Penggerak akan dilaksanakan dengan lima intervensi yang saling terkait. Intervensi tersebut yaitu pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, termasuk perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah.

    Menurutnya program sekolah penggerak ini sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah yaitu mampu meningkatkan kompetensi SDM sekolah.

    “Mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah menjadi daerah rujukan praktik baik dalam pembangunan sekolah penggerak serta memberikan efek multiplier dari sekolah penggerak ke sekolah lainnya, dan peluang mendapatkan penghargaan sebagai daerah penggerak pendidikan,” kata Astika.

    Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyatakan komitmennya untuk mendukung program sekolah penggerak di Buleleng.  

    “Siap menjalankan program sekolah penggerak dalam upaya mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah untuk mewujudkan visi Indonesia maju,” kata Agus Suradnyana usai melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman penyelenggaraan program Sekolah Penggerak di Kantor Bupati Buleleng, Selasa 12 Januari 2021.  

    Sebagai bentuk dukungan, pemerintah akan menyediakan anggara daerah untuk program ini. Komitmen lainnya, Bupati tidak akan melakukan mutasi kepala sekolah dan tenaga pendidik selama program Sekolah Penggerak berlangsung.

    “Semoga sekolah penggerak yang terpilih dapat menginspirasi sekolah lainnya untuk memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya. |NP|

    Berita Terpopuler

    Dinas Sosial Lakukan Pemakaman Bayi Terlantar

    Singaraja, koranbuleleng.com | Dinas Sosial Kabupaten Buleleng akan memakamkan jasad bayi yang dibuang di Pantai Camplung, Kelurahan Banyuasri. Saat ini, jasad bayi...

    Pasar Banyuasri Diharapkan Jadi Pusat Ekonomi Bali Utara

    Singaraja, koranbuleleng.com | Pasar Banyuasri sudah selesai dibangun, bahkan kini punya motto “The Spirit of Sobean”. Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana punya...

    Data Akurat Kependudukan Jadi Acuan Program Pembangunan Terukur

    Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra |FOTO : Edy Nurdiantoro| Singaraja, koranbuleleng.com | Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten...

    Harga Daging Babi Tembus Rp 100 Ribu per Kg

    Peternakan babi |FOTO : arsip koranbuleleng.com | Singaraja, koranbuleleng.com | Harga dagng Babi di sejumlah pasar tradisional di...

    Related articles