Polri Siap Jaga Keamanan Nataru

Singaraja, koranbuleleng.com| Sebanyak 703 personil Polres Buleleng, diterjunkan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Ratusan personel tersebut, ditugaskan untuk mengamankan seluruh gereja dan Daerah Tujuan Wisata (DTW).

Kapolres Buleleng I Made Dhanuardana mengatakan, ratusan personil tersebut dibagi dalam tiga penugasan. Diantaranya, sebanyak 139 personil ditugaskan dalam Operasi Lilin Agung 2022, kemudian 257 personil ditugaskan dalam Pam Nataru, dan 307 personil ditugaskan dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan.

- Advertisement -

Polres Buleleng juga membangun dua pos yakni pos pengamanan di Taman Kota Singaraja, dan pos pelayanan di Pasar Banyuasri, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Di dua pos itu akan setiap harinya dijaga 41 personel gabungan dari Kepolisan, TNI, Sat Pol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD Buleleng, dan Jasa Raharja. Selain itu, di setiap polsek juga dibangun pos pantau.

“Masing-masing polsek akan menjaga kegiatan di masing-masing gereja di masing polsek dan DTW. Kegiatan gereja kita amankan seluruhnya. Perayaan ibadah tahun baru juga jadi atensi keamanan,” ujarnya usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 di Lapangan Ngurah Rai Singaraja, Kamis, 22 Desember 2022.

Dhanuardana menyebut, pada perayaan tahun baru ini pihaknya juga memantau penggunaan petasan dan kembang api. Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan razia terhadap kendaraan yang masuk ke wilayah Buleleng. “Mercon tidak ada, kembang api juga kita pantau kegunaannya. Razia sudah kita lakukan 10 belakangan. Kita antisipasi senjata tajam, senjata api maupun bahan peledak,” kata dia.

Sementara, Sekda Buleleng Gede Suyasa mengatakan, pada malam penyambutan tahun baru dipastikan tidak ada pesta kembang api yang dilakukan oleh Pemkab. Namun, untuk mengisi malam pergantian tahun pemerintah akan menggelar kegiatan di sejumlah fasilitas publik.

- Advertisement -

Suyasa menyebut, untuk masyarakat yang ingin menggelar pesta kembang api di fasilitas umum. Juga harus mendapat izin dari Polres Buleleng. “Kalau di fasilitas umum harus minta izin dulu. Apakah di ijinkan oleh kapolres, dari sisi keramaian kegiatan. Kan izinnya disitu,” ujarnya.

Meski saat ini masyarakat telah diizinkan untuk merayakan malam tahun baru dengan keramaian. Pihaknya menghimbau, agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan keamanan dalam perayaan natal dan tahun baru.

“Tadi sudah disampaikan pidato kapolri. Seluruh daerah diberi fleksibilitas dan berada di ppkm level 1. Diberi kesempatan dalam koridor tertentu dalam pengawasan pihak keamanan,” kata dia.|YS|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts