KONI Buleleng Target Lebih Banyak Sertakan Atlet di Ajang PON

Singaraja, koranbuleleng.com ꟾ KONI Buleleng berkomitemn terus meningkatkan jumlah atlet yang terjun pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mewakili Bali. Hal tersebut disampaikan Ketua umum KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja usai menggelar acara Rapat kerja (Raker) KONI di Gedung Imaco, Selasa 28 Februari 2023.

Wiratmaja menyampaikan, Buleleng harus bisa terus berkontribusi dengan lebih banyak mengirim atlet dari tahun sebelumnya di ajang PON. Untuk diketahui tahun 2016 Buleleng berkontribusi sebanyak 24 orang atlet. Sedangkan tahun 2020 sebanyak 25 atlet.

- Advertisement -

“Dalam waktu dekat kita akan mengikuti pra PON ke 21 di Aceh dan Sumatera. Ini akan kita manfaatkan. Mudah-mudahan pada PON nanti bisa memberi banyak atlet yang berkontribusi” katanya

Di tahun 2023, KONI Buleleng juga fokus kegiatan yakni meningkatkan partisipasi atlet dan pelatih KONI. Selain itu, KONI Buleleng akan meningkatkan sumber daya manusia baik itu atlet kemudian juga pelatih melalui pelatihan.

Dalam waktu dekat, KONI Buleleng akan menyelenggarakan sertifikasi kepelatihan tingkat nasional untuk para pelatih fisik. Sertifikasi itu akan sangat berguna sebagai lisensi bagi pelatih untuk mendampingi atlet saat kejuaraan berlangsung.

“Karena selama ini kendala klasik mereka tidak punya sertifikat sehingga pelatih kita tidak bisa lolos mendampingi para atlet kita” imbuhnya

- Advertisement -

Wiratmaja menambahkan, KONI Buleleng akan lebih mematangkan tata kelola diinternal KONI serta seluruh Pengkab yang ada dengan sistem digitalisasi.

Sementara itu Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan mengatakan, dengan raihan medali emas Buleleng pada ajang Porprov Bali XV tahun 2022 menjadikan modal untuk menambah jumlah atlet yang berlaga di PON mendatang. Dengan cabor yang cukup banyak pihaknya akan membentuk tim untuk memantau atlet-atlet yang akan disiapkan untuk mengikuti pra PON.

“Dengan dana yang terbatas, kemudian dengan jumlah cabor yang banyak. Nanti dari tim review yang menilai mana saja yang bisa diikutsertakan dalam pra PON. Sehingga nantinya bisa mewakili Bali pada ajang PON,” katanya.

Disisi lain, pemerintah terus berkomitmen untuk memajukan olahraga di Buleleng dengan memberikan dana hibah. Untuk tahun ini KONI Buleleng mendapat hibah sebanyak Rp12 miliar. Jumlah tersebut lebih sedikit dari usulan koni Buleleng sebanyak Rp17,5 Miliar. Dengan jumlah dana hibah yang diberikan, hal ini melihat kemampuan daerah saat ini yang terbatas

“Kita tetap mendanai cuma kita perlu pahami juga bahwa kondisi kita seperti apa dan itu setiap tahun. Kita saat ini terkena dampak covid sehingga perekonomian tersendat. mudah-mudahan ke depan perekonomian kita sudah bisa membaik sehingga kita bisa mampu memberikan lebih kepada KONI,” ungkapnya.

Sementara disinggung soal pencairan bonus atlet peraih medali pada ajang porprov 2023. Pemerintah berupaya mencauirkan sebelum hari raya Nyepi tahun 2023. ꟾETꟾ

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts