Kampanye di Buleleng, Gibran Janjikan Pembangunan Tidak Jawa Sentris

Singaraja, koranbuleleng.com | Gibran Rakabuming Raka, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 mengaku siap memperjuangkan pembangunan berkelanjutan di Bali, tidak Jawa sentris.  Salah satunya juga akan memperjuangkan kelanjutan pembangunan Bandara Bali Utara. Hal tersebut diungkapkan Gibran saat melakukan kampanye dan pertemuan dengan masyarakat Buleleng di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng pada Selasa 9 Januari 2023.

Gibran datang ke Buleleng dengan menaiki helicopter,endarat dilapangan Bhuwana Patra, Singaraja. Kedatangan Gibran didampingi istri tercinta, Selvi Ananda. Setelah itu, Gibran langsung menuju lokasi kampanye di bekas Pelabuhan Buleleng, Singaraja.

- Advertisement -

Sejumlah tokoh politik Buleleng juga terlihat hadir dalam kampanye Putra Presiden Joko Widodo ini. Diantaranya, Gede Harja Hastawa (Ketua DPD Partai Gerindra Buleleng), Ida KresnaBudi (Ketua DPD Partai Golkar Buleleng),Luh Gede Heriyani (Ketua Partai Demokrat Buleleng) dan Luh Hesti Ranitasari (Partai Demokrat), Beberapa relawan seperti Antonius Sanjaya Kiabeni dari Rumah Gibran Buleleng juga tampak dipanggung membakar semangat masyarakat Buleleng mendukung kemenangan pasangan Prabowo Gibran.

Saat kunjungan ke Buleleng itu, Gibran menganggap pembangunan bandara di Buleleng cukup urgent.

Dia pun mengaku akan segera mencarikan solusi dan kajian-kajian yang terkait dengan pembangunan Bali Utara ketika nanti terpilih menjadi Cawapres mendampingi Prabowo Subianto. Namun demikian, dia menegaskan jika pembangunan bandara Bali Utara tidak mengganggu kebiasaan adat istiadat atau agama yang sudah ada.

“Saya kira pembangunan bandara cukup urgent. Kami selalu dorong pemerataan pembangunan. Kita ingin pembangunan itu ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk politik,” kata Gibran

- Advertisement -

Urgensi pembangunan Bali Utara karena melihat kondisi jalan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai saat ini. Hai ini dia takutkan akan berimbas terhadap wisatawan yang akan berkunjung ke Bali ataupun ke Buleleng. Selain itu, dengan pembangunan bandara di Bali utara, akan dapat membuka lapangan pekerjaan yang besar khususnya bagi masyarakat Buleleng. Juga meminimalisir ketimpangan yang ada di Bali Selatan dan Utara.

“Dan yang terpenting, pembangunan tidak bersifat Jawa Sentris. Harus ada pemerataan pembangunan. Kami tampung masukan dan kaji terlebih dahulu. Tidak hanya soal bandara, tapi juga pembangunan lainya,” tandasnya

Bawaslu Temukan Anak-anak Gunakan Kaos Prabowo-Gibran

Kampanye Cawapres Nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka di Buleleng terlihat beberapa anak-anak yang ikut riuh di antara kerumunan pendukung dan juga simpatisan Prabowo-Gibran. Bahkan, Bawaslu menemukan ada beberapa anak-anak yang memakai kaos bergambar paslon Capres/Cawapres Prabowo-Gibran.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Aryani yang hadir ikut mengawasi proses kampanye Gibran menyatakan, dari hasil pengawasan yang dilakukan, memang menemukan ada beberapa anak yang hadir dan bahkan juga memakai kaos Paslon nomor 2. Namun dia menegaskan hal tersebut sudah diantisipasi dengan segera memberitahu anak-anak agar melepas kaos. Hal tersebut dilakukan agar kedepannya tidak menjadi temuan pelanggaran kampanye.

Selain Bawaslu, panitia kampanye Gibran juga sudah mengumumkan berkali kali, agar anak-anak tidak terlibat dalam kampanye Prabowo-Gibran atau sampai memakai atribut Partai.

“Kampanye di eks Pelabuhan Buleleng itu di awal ada anak yang hadir. Namun memang lokasi ini tempat rekreasi, jadi tidak ada kegiatan kampanye pun anak – anak sering beriman disini.” katanya

Selain mengawasi anak-anak, Aryani mengaku juga mengawasi para pihak yang dilarang terlibat dalam urusan kampanye seperti ASN, PNS dan Kepala Desa. Hal itu kata Aryani berlaku sama untuk semua paslon.

“Jadi perlakuan itu nantinya akan sama dengan semua pasangan calon yang akan melakukan kampanye. Jangan sampai libatkan anak-anak. Kita baik Bawaslu Provinsi, Kabupaten hingga Kecamatan akan melakukan pencegah agar tidak ada potensi pelanggaran kampanye” imbuh Aryani

Sementara itu, Ketua Bawaslu Buleleng I Kadek Carna Wirata mengakui jika ada beberapa anak-anak terlihat mengenakan kaos paslon, namun dia mengaku telah memberikan pemahaman agar segera dilepas.

“Namanya anak-anak, pasti mereka kurang paham. Namun setelah diberikan pemahaman, mereka mau melepas baju,” kata Carna.

Disisi lain, salah satu panitia kampanye Gibran, Antonius Sanjaya Kiabeni mengakui ada beberapa anak yang memang menggunakan kaos bergambar Prabowo-Gibran. Namun dia menyebut hal itu terjadi lantaran anak-anak tidak mengetahui memakai kaos itu dilarang. 

“Ada anak memakai kaos, itu fakta. Namun kita langsung eksekusi dengan mengambil tindakan agar segera dilepas,” kata Anton

Sebelumnya, kata Anton jika panitia juga mewanti-wanti agar agar para ibu-ibu yang hadir jangan sampai melibatkan anak-anak. Hal itu dilakukan agar tidak ada potensi pelanggaran.

“Ya namanya anak-anak kan mereka tidak tahu. Apalagi ini tempat wisata. Yang jelas kami langsung mengambil tindakan jika menemukan anak memakai atribut aparat.”pungkasnya. (*)

Editor : I Putu Nova Anita Putra

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts