DPRD Buleleng Kompak Sambut Dukungan Bupati atas Ranperda Data Presisi Berbasis Desa dan Kelurahan

Singaraja, koranbuleleng.com | Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Buleleng menyatakan dukungan penuh atas pendapat Bupati Buleleng terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Hak Inisiatif DPRD tentang Data Dasar Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi. Tanggapan resmi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Buleleng yang digelar di Ruang Sidang DPRD, Kamis 19 Juni 2025.

Juru bicara Gabungan Fraksi, Luh Marleni, mengungkapkan apresiasi mendalam kepada Bupati Buleleng atas pandangan yang sejalan dengan DPRD terkait pentingnya data yang akurat dalam perencanaan pembangunan daerah.

- Advertisement -

“Pendapat Bupati menunjukkan komitmen yang sejalan dengan DPRD, bahwa data adalah fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik yang tepat sasaran,” ujarnya.

Fraksi-fraksi juga menekankan pentingnya memperkuat peran desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Melalui Ranperda ini, DPRD Buleleng ingin memastikan bahwa data yang dikumpulkan benar-benar presisi, akuntabel, dan terintegrasi.

“Data yang presisi akan sangat menentukan arah pembangunan yang terukur dan berkeadilan. Maka penguatan regulasi melalui Ranperda ini menjadi langkah strategis untuk menjamin kualitas data daerah secara menyeluruh,” tambah Luh Marleni.

Di tengah transformasi digital, penggunaan sistem informasi yang terintegrasi menjadi tuntutan zaman. Meski Pemkab Buleleng telah memanfaatkan sejumlah aplikasi pengelolaan data, Fraksi DPRD menilai masih ada ruang untuk memperkuat sinkronisasi dan sinergitas antar sistem yang berjalan.

- Advertisement -

Kesepakatan Fraksi untuk melanjutkan pembahasan Ranperda ini juga selaras dengan visi Buleleng PATEN, yakni Pemerintahan yang Akuntabel, Transparan, Efektif, dan Nyata. Regulasi data presisi ini diyakini akan menjadi landasan hukum yang kokoh bagi penyelenggaraan pemerintahan berbasis fakta di Buleleng.

Menutup Rapat Paripurna, Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, mengutip sloka dari kitab Sarasamuscaya sebagai refleksi nilai-nilai kebenaran dalam pengabdian kepada masyarakat:

Brahmano wa manusyanama, Dityo wapi tejasam, Siro wa sarwa gatranam, Dharmanam satyam utamam.
Yang artinya:
Kalau di antara manusia, brahmanalah yang utama.
Di antara yang bersinar, mataharilah yang utama.
Di antara anggota tubuh seperti kaki, tangan dan lainnya, bagian kepala itu yang utama.
Jika mengenai dharma atau swadarma, maka hanya satya yang mengatasi segalanya. (*)

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru