Celukan Bawang Hidup Lagi, 278 Bibit Sapi Tabanan Dikirim ke Kalimantan Timur

Singaraja, koranbuleleng.com | Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, kembali menggeliat. Sebanyak 278 ekor bibit sapi Bali dikirim menuju Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Minggu, 12 Oktober 2025. Pengiriman ini menjadi yang perdana setelah sempat terhenti selama beberapa waktu, menandai babak baru distribusi ternak antarpulau dari wilayah utara Bali.

Ratusan bibit sapi tersebut diangkut menggunakan KLM Eka Rama Jaya melalui Dermaga 3 Pelabuhan Celukan Bawang. Dari total sapi yang dikirim, 39 ekor merupakan sapi jantan, sedangkan 239 ekor lainnya sapi betina.

- Advertisement -

General Manager PT Pelindo Cabang Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengungkapkan bahwa pengiriman ini menjadi momentum penting bagi pemulihan aktivitas logistik di pelabuhan. “Setelah beberapa waktu sempat terhenti, kini kegiatan pemuatan sapi bibit kembali berjalan,” ujarnya Senin, 13 Oktober 2025.

Proses pemuatan dan pengiriman sapi dilakukan dengan pengawasan ketat oleh sejumlah instansi terkait. Di antaranya KSOP, Pelindo, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Bali, serta unsur Ditpolairud Polda Bali dan TNI AL Posal Celukan Bawang. Pemeriksaan kesehatan pun dilakukan untuk memastikan kondisi hewan dalam keadaan prima sebelum diberangkatkan.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran dan memastikan proses pemuatan berlangsung aman dan layak hingga pengiriman tiba di tujuan,” kata dia.

Imron menambahkan, pengiriman ternak terakhir dilakukan pada September 2025, saat dua kapal melakukan pemuatan di pelabuhan yang sama. KLM Marlina Jaya saat itu membawa 35 ekor kerbau, sedangkan KLM Sumber Bahari 02 mengangkut 60 ekor kerbau, keduanya menuju Jeneponto, Sulawesi Selatan.

- Advertisement -

Kembalinya aktivitas pemuatan sapi bibit ini menjadi tanda kebangkitan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai simpul penting logistik dan distribusi hewan ternak dari Bali Utara. Langkah ini sekaligus membuka kembali peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar pelabuhan dan memperkuat peran Buleleng dalam rantai pasok nasional.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru