Singaraja, koranbuleleng.com | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng berhasil membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dengan berat hampir satu kilogram yang masuk ke wilayah Buleleng. Aparat mengamankan dua orang pelaku berinisial SP dan GON yang diduga berperan sebagai penerima dan pengendali distribusi barang haram tersebut.
Petugas mengungkap, ganja dengan berat bersih 920,3 gram itu dibawa oleh SP, 25 tahun, warga Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, bersama GON, 33 tahun, asal Bogor, Jawa Barat. Barang terlarang tersebut diketahui berasal dari Medan, Sumatra Utara, dan dikirim melalui jalur darat hingga masuk ke Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk.
Kepala BNNK Buleleng, Komang Yuda Murdianto, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya paket ganja kiriman dari luar Bali yang berhasil menembus pengawasan hingga wilayah Buleleng.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan BNNP Bali dan BNNK Buleleng melakukan serangkaian penyelidikan secara intensif. Hasilnya, dalam penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu, 17 Januari 2026 petugas menemukan paket ganja yang diterima oleh SP dan disimpan di kamar kosnya di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada.
“Paket ganja itu disembunyikan oleh SP di bawah lemari. Bungkusannya masih rapi, belum sempat dibuka. Saat kami timbang, beratnya mencapai 920,3 gram netto,” ujar Yuda Murdianto, Selasa, 27 Januari 2026.
Dari hasil pemeriksaan, SP mengaku hanya bertugas membawa dan menyimpan paket tersebut sebelum dikirimkan ke wilayah Bedugul, Kabupaten Tabanan. Berdasarkan pengakuan itu, aparat bergerak cepat dan berhasil meringkus GON di sebuah hotel yang berada di Desa Candi Kuning, Tabanan.
“Menurut pengakuan SP, dia sudah lama menggeluti bisnis ganja ini. Sudah sekitar dua atau tiga kali. Barangnya diduga selalu didatangkan dari Medan. Pengirimannya via darat, masuk dari Pelabuhan Gilimanuk,” kata dia.
Komang Yuda Murdianto menegaskan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi lintas instansi untuk memperkuat pengawasan di jalur masuk Bali, khususnya di Pelabuhan Gilimanuk, guna mencegah peredaran narkotika masuk ke wilayah Buleleng dan sekitarnya.
Atas adanya temuan ini, Murdianto menyebit akan berkoodinasi dengan Bupati dan Kapolres Jembarana, untuk memperketat pengawasan di Pelabuhan Gilimanuk.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

