Adu Jangkrik di Jalur Gitgit, Dua Pemotor Alami Luka Parah

Singaraja, koranbuleleng.com | Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Singaraja-Denpasar, Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Senin, 10 Agustus 2026 malam.

Honda Scoopy DK 2911 UBJ dan Yamaha F1ZR DK 2091 EI bertabrakan setelah Honda Scoopy yang melaju dari arah selatan disebut oleng ke kanan jalan. Dua pengendara mengalami luka dan mendapat perawatan di RSUD Buleleng.

- Advertisement -

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.

Yohana menjelaskan, kecelakaan bermula dari Honda Scoopy yang dikendarai Luh Eka Sintiyawati saat itu bergerak dari arah selatan menuju utara. Dari arah berlawanan, Yamaha F1ZR yang dikendarai I Kadek Wawan Mahendra melaju menuju selatan.

Setibanya di lokasi kejadian. Honda Scoopy disebut mengalami oleng ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.

“Saat tiba di lokasi kejadian, Honda Scoopy mengalami oleng ke kanan jalan. Motor tersebut kemudian menabrak Yamaha F1ZR yang melaju dari arah berlawanan,” ujar Yohana, dikonfirmasi Selasa, 11 Agustus 2026.

- Advertisement -

Benturan membuat kedua pengendara terpental ke aspal dan mengalami luka. Akibat kecelakaan tersebut, Luh Eka Sintiyawati mengalami pendarahan pada otak, patah tulang kaki kanan, dan luka lecet pada bagian wajah. Ia menjalani perawatan di RSUD Buleleng.

Sementara I Kadek Wawan Mahendra mengalami patah pada jari manis tangan kanan dan luka lecet pada kaki kanan. Ia juga dirawat di RSUD Buleleng.

Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari saksi. Dari hasil pemeriksaan sementara, faktor kurang hati-hati pengendara Honda Scoopy menjadi dugaan penyebab kecelakaan.

“Kesimpulan sementara, karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Scoopy DK 2911 UBJ, saat mengendarai kendaraan dijalan raya sehingga menabrak SPM Yamaha F1ZR DK 2091 EI, yang berlawanan arah dan mengakibatkan terjadi laka lantas,” kata dia.

Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban meninggal dunia. Dua pengendara mengalami luka dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru