Uji Kompetensi PPPK Guru di Buleleng Diikuti 2218 Peserta

Kadisdikpora Buleleng, Made Astika | FOTO: Arsip|

Singaraja, koranbuleleng.com | Ujian kompetensi PPPK Guru di Buleleng diikuti 2218 peserta. Uji kompetensi akan berlangsung di empat lokasi berbeda yakni, SMA N 1 Singaraja, SMK N 1 Singaraja, SMA N 2 Singaraja, dan SMK 2 Singaraja.

- Advertisement -

Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika mengatakan, pelaksanaan tes kompetensi khusus PPPK guru berlangsung serentak di Indonesia pada Senin, 13 September 2021.   Dari Disdikpora Buleleng ditunjuk sebagai panitia daerah oleh pemerintah Provinsi. Tugasnya akan melaksanakan koordinasi dengan pemerintah Provinsi Bali, Satgas COVID-19 Buleleng, PLN, Dinkes serta kepolisian setempat.

Ini dilakukan untuk memperlancar test serta mencegah terjadi kerumunan agar terhindar dari penyebaran COVID-19. Secara administrasi, Disdikpora juga bertugas melaporkan hasil ke pemerintah Provinsi Bali.

“Kita akan standby di lokasi agar pelaksanaan berjalan lancar” kata Astika, Rabu 8 September 2021

Dalam pelaksanaan test, peserta juga diwajibkan telah memiliki sertifikat vaksinasi, yang kedua  harus menyertakan hasil test PCR negative dan ketiga menggunakan masker lapis dua. Seandainya, jika ada peserta ada yang dinyatakan positif akan dijadwalkan test ulang kalau hasil test sudah dinyatakan negative.

- Advertisement -

Saat ini, dengan kekurangan guru yang ada di Buleleng, Astika mengaku cukup terbantu dengan adanya guru tambahan dari PPPK. Meski belum sepenuhnya terpenuhi namun hal tersebut bisa menutupi guru yang akan pensiun. 

“Setiap tahun para guru selalu ada yang pensiun. Jadi ini cukup terbantu pemerintah daerah dari kekurangan guru. Kita juga terus berkoordinasi ke pemerintah pusat terkait formasi guru untuk kedepan ” pungkasnya. |ET|

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru