Singaraja, koranbuleleng.com | Dua atlet Vovinam asal Buleleng kini tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Kabupaten Tabanan. Latihan ini menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 yang akan digelar di kampung halaman mereka, Buleleng, pada awal November mendatang.
Kedua atlet tersebut adalah Kadek Jensen Astika dan I Gusti Agung Ayu Kartika Dewi. Sebelum masuk tim nasional, keduanya telah menorehkan pengalaman panjang dalam berbagai cabang bela diri seperti Pencak Silat, Wushu, dan Muaythai. Kini, keduanya ditempa dalam latihan fisik, teknik, serta strategi tanding untuk menyesuaikan diri dengan karakter olahraga asal Vietnam tersebut.
Meski memiliki dasar bela diri yang kuat, ajang ini menjadi pengalaman pertama bagi mereka di kancah Vovinam. Semangat juang keduanya terlihat dari komitmen dan motivasi tinggi untuk membawa nama Indonesia dan Buleleng ke pentas dunia.
Kadek Jensen Astika mengaku bangga dapat menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. Ia menyebut, kesempatan ini menjadi motivasi besar untuk memberikan prestasi terbaik di hadapan publik sendiri.
“Rasanya luar biasa bisa dipercaya masuk tim nasional. Ini menjadi motivasi besar untuk memberikan yang terbaik, apalagi kejuaraan dunia nanti dilaksanakan di Buleleng. Kami berlatih keras setiap hari agar bisa tampil maksimal,” ujarnya, Rabu, 15 Oktober 2025.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Kejuaraan Dunia Vovinam 2025, I Ketut Wiratmaja, menjelaskan bahwa kejuaraan dunia tersebut akan digelar di GOR Undiksha Jinengdalem Singaraja. Ajang internasional ini menjadi momentum besar untuk memperkenalkan potensi olahraga sekaligus pariwisata Buleleng ke mata dunia.
“Buleleng memiliki fasilitas yang memadai dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bela diri ini sangat tinggi. Kami tengah mempersiapkan segala hal mulai dari venue, akomodasi, hingga sistem pertandingan agar pelaksanaan kejuaraan dunia nanti berjalan lancar,” jelasnya.
Wiratmaja yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Buleleng menambahkan, keikutsertaan dua atlet lokal dalam tim nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. “Kami juga sangat bangga karena ada atlet lokal Buleleng yang ikut memperkuat tim nasional. Ini menunjukkan bahwa pembinaan di daerah sudah mulai membuahkan hasil,” kata dia.
Adapun Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 dijadwalkan berlangsung pada 1–8 November 2025 di GOR Undiksha Jinengdalem, Singaraja. Even bergengsi ini akan melibatkan sekitar 600 atlet dan official dari 20 negara, menjadikan Buleleng sebagai pusat perhatian dunia beladiri Vovinam.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

