Singaraja, koranbuleleng.com| Pembinaan kader Posyandu di Bali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak kelembagaan Posyandu dibentuk setahun lalu, Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali menggelar Bina Posyandu atau Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas bagi kader dari empat kelurahan di Buleleng. Kegiatan yang berlangsung 1–3 Desember di Hotel Aneka Lovina Villas ini dibuka pada Senin 1 Desember 2025 oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, dan menjadi langkah awal penyamaan persepsi pembinaan hingga ke tingkat banjar.
Dalam sambutannya, Putri Koster menegaskan bahwa Bimtek ini adalah momentum penting bagi penguatan Posyandu di seluruh Bali. “Sebagai Tim Pembina, tugas utama kami adalah membina. Karena itu, pembinaan harus seragam mulai dari tingkat kecamatan, desa, hingga banjar,” ujarnya. Ia berharap pola pembinaan dan pelaporan dapat berjalan lebih rapi dan berjenjang dari desa hingga Pemerintah Pusat, termasuk memastikan pengurus Posyandu berdomisili di wilayah tugasnya.
Ketua Panitia Penyelenggara, Komang Sriani, menjelaskan bahwa Bimtek dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis kader dalam memberikan layanan dasar pada enam bidang SPM. Penguatan fungsi manajerial dan peran Posyandu dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa juga menjadi fokus pelatihan.
Sebanyak 100 kader dari empat kelurahan mengikuti kegiatan ini: Penarukan (18 orang), Kampung Baru (27 orang), Banyuasri (44 orang), dan Kaliuntu (10 orang). Materi disampaikan oleh perangkat daerah Provinsi Bali, meliputi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, Satpol PP, Dinas Sosial, serta Dinas PMD Dukcapil.
Materi pelatihan mencakup akselerasi layanan dasar pada 6 Bidang SPM, kebijakan pengelolaan Posyandu di desa dan kelurahan, serta layanan pendidikan, kesehatan, sosial, ketertiban umum, hingga pekerjaan umum dan perumahan rakyat.
Pemerintah Provinsi Bali berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat, sekaligus memastikan keberlanjutan kelembagaan Posyandu di desa dan banjar. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

