PDI Perjuangan Buleleng Menilai Usulan Pilkada Lewat DPRD Tidak Sejalan dengan Semangat Reformasi

Singaraja, koranbuleleng.com | Usulan agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memantik respons keras dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Partai berlambang banteng moncong putih ini menilai wacana tersebut tidak sejalan dengan roh demokrasi dan cita-cita reformasi yang selama ini diperjuangkan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, menyatakan hingga kini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan belum mengeluarkan sikap resmi terkait usulan tersebut. Meski demikian, suara penolakan justru menguat dari kalangan internal partai, khususnya para tokoh senior.

- Advertisement -

Supriatna menegaskan, banyak kader dan tokoh partai di tingkat pusat menilai usulan Pilkada melalui DPRD tidak sesuai dengan semangat reformasi yang lahir untuk mengembalikan kedaulatan kepada rakyat. Reformasi, menurutnya, telah membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam menentukan pemimpin daerah.

“Belum ada sikap resmi dari Ketua Umum (Megawati Soekarno Putri). Namun tokoh-tokoh partai baik itu anggota DPR RI, DPP, banyak yang menyampaikan tidak sependapat pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD,” katanya ditemui usai menggelar Musyawarah Anak Canang (Musancab) di Gedung Gde Manik, Minggu, 4 Januari 2025.

Wakil Bupati Buleleng itu menekankan, Pilkada langsung merupakan salah satu capaian penting reformasi politik di Indonesia. Mekanisme tersebut dirancang untuk memperkuat posisi rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam sistem demokrasi.

Karena itu, Supriatna berpandangan setiap wacana perubahan sistem Pilkada harus dikaji secara komprehensif dan tidak dilakukan secara sepihak. Aspirasi publik, kata dia, wajib menjadi pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan politik yang berdampak luas bagi demokrasi lokal.

- Advertisement -

Wacana Pilkada melalui DPRD sendiri mencuat setelah Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melontarkan usulan tersebut dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025 malam. Usulan itu disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sehingga langsung menyedot perhatian publik nasional, termasuk di Buleleng, Bali.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru