Polres Buleleng Gelar Operasi Cipkon Agung 2026 untuk Amankan Nyepi dan Idul Fitri 

Singaraja, koranbuleleng.com | Polres Buleleng menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2026 menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini ditempuh sebagai strategi preventif untuk meredam potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat saat aktivitas masyarakat melonjak.

Operasi resmi diawali melalui apel kesiapan di Mapolres Buleleng pada Sabtu, 28 Febrhari 2026. Selama delapan hari ke depan, terhitung 1 hingga 8 Maret 2026, sebanyak 55 personel diterjunkan dengan dukungan penuh dari jajaran Polsek di seluruh kecamatan.

- Advertisement -

Kapolres Buleleng Ruzi Gusman menegaskan bahwa momen jelang Nyepi dan Lebaran selalu identik dengan lonjakan mobilitas warga. Arus lalu lintas meningkat, pusat perbelanjaan dipadati pengunjung, dan tempat ibadah ramai oleh umat yang menjalankan rangkaian ritual keagamaan.

“Fokus kami menjaga situasi tetap aman dan kondusif, terutama saat masyarakat menjalankan ibadah puasa dan bersiap merayakan hari raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pola pengamanan lebih menitikberatkan pada pencegahan dini. Patroli rutin digencarkan, objek vital diperketat penjagaannya, serta pemetaan titik rawan dilakukan secara terukur. Meski demikian, aparat tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum selama operasi berlangsung.

Selain menyasar kawasan publik dan jalur rawan kecelakaan, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan dua momentum keagamaan besar yang waktunya berdekatan dapat berjalan tertib, aman, dan tanpa gesekan sosial.

- Advertisement -

Kepolisian turut mengajak masyarakat Buleleng berpartisipasi aktif menjaga lingkungan masing-masing. Warga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan, terutama pada jam-jam rawan dan di pusat keramaian.

Dengan jarak waktu Nyepi dan Idul Fitri yang nyaris berdampingan, kewaspadaan dinilai tidak boleh kendur. Penguatan patroli dan pengawasan di titik strategis menjadi kunci untuk menekan potensi kriminalitas sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Buleleng.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru