Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah melalui Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Buleleng memastikan kesiapan pemberangkatan ratusan calon jemaah haji (calhaj) yang dijadwalkan bertolak ke tanah suci pada awal Mei 2026.
Jumlah jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini tercatat mencapai 109 orang. Seluruhnya telah melalui tahapan administrasi dan teknis, dengan progres persiapan yang kini hampir sepenuhnya tuntas.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Buleleng, Agus Annurachman, menegaskan bahwa proses persiapan telah mencapai tahap akhir dan tinggal menyisakan agenda vaksinasi sebagai syarat wajib sebelum keberangkatan.
“Untuk Buleleng persiapan jemaah sudah 95 persen. Tinggal nanti hari Selasa tanggal 14 ada pertemuan terakhir untuk pelaksanaan vaksin meningitis dan polio bagi jemaah yang akan dilaksanakan di Kantor Kemenhaj Kabupaten Buleleng,” ujarnya, Minggu, 12 April 2026.
Secara administratif, seluruh dokumen perjalanan jemaah juga telah diselesaikan. Paspor hingga visa dipastikan sudah siap, sehingga tidak ada kendala berarti menjelang hari keberangkatan.
Rencananya, para calon jemaah haji asal Buleleng akan diberangkatkan pada 8 Mei 2026. Titik awal keberangkatan dipusatkan di Masjid Agung Jami’ Singaraja, sebelum bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 71 Embarkasi Surabaya.
Komposisi jemaah tahun ini turut diwarnai oleh kehadiran kelompok lanjut usia. Dari total 109 orang, sebanyak 24 jemaah tercatat berusia di atas 65 tahun, yang tentunya membutuhkan perhatian khusus selama proses ibadah berlangsung.
“Adapun calon jemaah tertua tercatat berusia 86 tahun yang berasal dari Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, sebagaimana terdata dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat),” ucapnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

